Dua Warga Korea Ribut di Karaoke Bekasi, Satu Tewas  

Reporter

Ilustrasi. showconnection.ch

TEMPO.CO, Bekasi - Keributan terjadi di tempat karaoke One House di Jalan Alternatif Cibubur, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Sabtu dinihari, 7 November 2015. Akibatnya, satu warga Korea Selatan tewas.

Kepala Kepolisian Sektor Pondokgede Ajun Komisaris Sukadi mengatakan korban teridentifikasi bernama Han Ho-cool, 46 tahun. Dia tewas mengalami luka tikam pecahan botol di bagian leher oleh rekannya, Kim Young-jou, 48 tahun.

Peristiwa bermula ketika dua warga Korea Selatan itu masuk ke ruang karaoke nomor 20 sekitar pukul 22.30 WIB. Pada pukul 00.30 WIB, terjadi keributan di ruang karaoke itu. Setelah diperiksa, ternyata korban dalam keadaan terluka di bagian leher, siku tangan, dan pelipis.

"Korban dibawa temannya ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, Cibubur," ucapnya, Minggu, 7 November 2015. Namun nyawanya tak tertolong akibat mengalami luka serius di bagian leher. Jasadnya lalu dibawa ke Rumah Sakit Kepolisian RI, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diotopsi.

Hasil penyelidikan sementara, keributan berawal saat Ho-cool mendekati wanita penghibur di tempat karaoke itu. Ulah korban tersebut membuat Young-jou cemburu. Dengan spontan, pelaku memecahkan dua botol minuman keras lalu mencoba menusuk Ho-cool. Korban pun berhasil menangkis dengan sikunya.

Serangan membabi buta membuat korban tak bisa bertahan. Akibatnya, korban terkena tusukan pecahan botol di bagian leher sebelah kiri dan meninggal dalam perjalanan ke RS Mitra Keluarga. "Kasusnya kini ditangani polres karena pelaku dan korban adalah orang luar," tutur Sukadi.

ADI WARSONO







Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

1 hari lalu

Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi akhirnya ditahan karena pembunuhan Brigadir J. Kak Seto minta negara melindungi anak Putri dan Sambo.


Polisi Dalami Video Pembunuhan 4 Pekerja Jalan di Papua Barat

2 hari lalu

Polisi Dalami Video Pembunuhan 4 Pekerja Jalan di Papua Barat

Pembunuhan terhadap pekerja jalan transpenghubung Kabupaten Bintuni dan Maybrat itu terjadi pada Kamis kemarin.


Seorang Pelajar di Bekasi Tewas Akibat Tawuran

3 hari lalu

Seorang Pelajar di Bekasi Tewas Akibat Tawuran

Seorang pelajar berinisial MRA tewas dalam sebuah tawuran di Jalan Kasuari, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.


Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

3 hari lalu

Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

Bharada E disebut dalam keadaan sehat dan didampingi psikolog serta rohaniwan. Bersiap hadapi sidang kasus pembunuhan Brigadir J.


Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

8 hari lalu

Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

Gudang yang menjadi lokasi perencanaan pembunuhan dan mutilasi 4 warga Papua diduga juga berfungsi sebagai lokasi penimbunan BBM jenis Solar.


Dana Karangan Bunga Kota Bekasi Mencapai Rp 1,1 Miliar, Paling Tinggi di Jabodetabek

10 hari lalu

Dana Karangan Bunga Kota Bekasi Mencapai Rp 1,1 Miliar, Paling Tinggi di Jabodetabek

Pemerintah Kota Bekasi menetapkan anggaran karangan bunga sebesar Rp 1,1 miliar dalam APBD tahun 2022.


5 Orang Bawa Senjata Tajam Incar Suporter Persija Jakmania di Bekasi

10 hari lalu

5 Orang Bawa Senjata Tajam Incar Suporter Persija Jakmania di Bekasi

Poliai tangkap lima orang bawa senjata tajam yang mengincar suporter Persija Jakmania di Bekasi.


Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

12 hari lalu

Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

Tim Komnas HAM telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Tim juga mewawancarai para pelaku baik dari sipil maupun TNI.


Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

12 hari lalu

Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

Komnas HAM meminta para pelaku harus dihukum seberat-beratnya, termasuk pemecatan dari keanggotaan TNI.


Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

12 hari lalu

Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

Komisioner Komnas HAM mengatakan diskusi untuk merencanakan pembunuhan itu diduga telah dilakukan beberapa kali oleh pelaku.