Polisi Pukul Go-Jek, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya  

Reporter

Petugas kepolisian menilang pengendara Go-jek ketika razia di jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta 10 Agustus 2015. Pengendara Gojek tersebut ditilang petugas karena tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

TEMPO.COJakarta - Video pemukulan pengendara Go-Jek oleh polisi yang sedang ramai beredar lewat YouTube dipicu karena keluarnya kata-kata tidak sopan dari salah satu pengendara Go-Jek tersebut. 

"Petugas tidak terima diperlakukan demikian sehingga melakukan hal yang dilakukan dalam video tersebut," ujar Kepala Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal, Senin, 9 November 2015.

Menurut Iqbal, kejadian pada Sabtu pekan lalu tersebut bermula saat ada tujuh pengemudi Go-Jek yang mengendarai sepeda motor secara beriringan dari arah Pamulang menuju Parung. Namun salah satu di antara mereka kemudian terkena tilang. 

"Salah satu dari mereka tidak menyalakan lampu utama sesuai yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 293 ayat 2 yo Pasal 107 ayat 2 tentang menyalakan lampu pada siang hari," Iqbal menjelaskan.

Pengemudi yang ditilang menerima penilangan itu dengan biasa. Namun salah seorang temannya dalam rombongan tidak terima dengan hal tersebut. "Sambil mengucapkan kata-kata tak sopan kepada petugas," kata Iqbal. Itulah yang kemudian menjadi penyebab perlakuan polisi kepada pengendara Go-Jek.

Tadi malam, pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah melakukan komunikasi dengan pihak PT Go-Jek Indonesia terkait dengan hal ini. Sedangkan petugas yang terlibat, menurut Iqbal, akan segera diperiksa oleh Propam.

Video berdurasi tujuh detik itu sudah ditonton lebih dari 1.600 orang di YouTube. Walau peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu, video tersebut diunggah pada Minggu kemarin dan langsung banyak mendapat perhatian.

EGI ADYATAMA






4 Anggota Polres Halmahera Utara Penganiaya Mahasiswa Sudah Ditahan

22 jam lalu

4 Anggota Polres Halmahera Utara Penganiaya Mahasiswa Sudah Ditahan

Kapolda Malut Irjen Risyapudin Nursin mengatakan 4 anggota Polres Halmahera Utara yang diduga melakukan penganiayaan ke mahasiswa sudah ditahan.


Tanah 4.170 Meter Persegi Milik Warga Pamulang Diduga Diserobot Perusahaan

1 hari lalu

Tanah 4.170 Meter Persegi Milik Warga Pamulang Diduga Diserobot Perusahaan

Tanah milik warga Pamulang diserobot perusahaan dengan cara memagarnya padahal belum ada sertifikatnya.


KontraS Minta Penyelidikan Kasus Dugaan Penyiksaan Mahasiswa di Halmahera Utara

1 hari lalu

KontraS Minta Penyelidikan Kasus Dugaan Penyiksaan Mahasiswa di Halmahera Utara

KontraS mengungkapkan adanya dugaan penyiksaan terhadap seorang mahasiswa karena mengkritik polisi di Halmahera Utara.


Bagaimana Hukuman Bagi Penyiksa Hewan? Cek Pasal dan Sanksi Pidana Sesuai KUHP

1 hari lalu

Bagaimana Hukuman Bagi Penyiksa Hewan? Cek Pasal dan Sanksi Pidana Sesuai KUHP

Peringatan Hari Hewan Sedunia mengingatkan penyiksa hewan bisa dijerat ancaman hukuman pidana sesuai KUHP. Bagaimana bunyinya?


Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

6 hari lalu

Lesti Kejora Cedera Parah hingga Tulang Lengan Bergeser, Ada Kemungkinan Dioperasi

Akun yang tampaknya dikendalikan orang terdekat Lesti Kejora itu terus memperbarui informasi kabar terakhir penyanyi dangdut itu.


Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

9 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

9 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

16 hari lalu

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

21 hari lalu

Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

Tersangka penganiayaan, yang masih berusia 17 tahun, berdalih sedang mencari pekerjaan ke Jakarta namun kehabisan uang sehingga tak bisa bayar taksi.


Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

22 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

Kapolsek Cengkareng menduga pria tersebut sudah meninggal sejak sehari yang lalu karena kondisi mayat pria itu sudah mengalami pembengkakan.