Polisi Kesulitan Ungkap Pembunuhan Siswi Mts Al-Mubarak  

Reporter

Editor

Yuliawati

Ilustrasi Pembunuhan

TEMPO.CO, Bogor - Setelah hampir satu bulan menyelidiki kasus pembunuhan terhadap Adinda Anggia Putri, 12 tahun, siswi Mts Al-Mubarak, Jatiluhur, Jakarta Pusat, polisi belum berhasil mengungkap identitas dan menangkap pelaku pembunuhan. Jenazah Adinda ditemukan di hutan milik Perhutani di Petak 17 A, RPH Tenjo, Kampung Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, 23 Oktober 2015 lalu.

"Kami terus berupaya melakukan penyidikan, bahkan untuk mengungkap kasus pembunuhan ini kami pun dibantu oleh Direktorat Kriminal Umum (Krimum) Polda Metro Jaya," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Auliya R Djabar, Senin, 16 November 2015.

Menurut Djabar, kendala yang dihadapi polisi dalam mengungkap pelaku dan motif pembunuhan tersebut adalah kurangnya saksi yang melihat orang yang terakhir bersama korban. "Dari hasil selidik anggota kami, orang terakhir yang dilihat sedang bersama korban sebelum hilang itu semuanya di Jakarta," kata dia.

Untuk itu, kata Auliya, untuk penyidikan di wilayah Bogor, dilakukan oleh petugas Polres Bogor dan Polsek Jasinga, sementara pengembangan penyidikan di daerah Jakarta dilakukan oleh penyidik dari Polda Metro Jaya, "Kami sudah bagi tugas untuk melakukan penyidikan agar pelaku pembunuhan korban bisa ditangkap," kata dia.

Kepala Polisi Sektor Jasinga, Komisaris Yanyan mengatakan, jajarannya masih terus berkoordinasi dengan Polda Metro untuk menangkap pelaku pembunuhan tersebut. Salah satunya adalah dengan membuka akun Facebook atau Twitter milik korban, guna penyidikan oleh tim IT Polda Metro Jaya.

M SIDIK PERMANA.






Pejabat Desa Ungkap Keseharian Ayah Sejuta Anak: Marketing Perumahan

1 jam lalu

Pejabat Desa Ungkap Keseharian Ayah Sejuta Anak: Marketing Perumahan

Polisi menangkap Suhendra, pemilik Yayasan Ayah Sejuta Anak, atas dugaan tindak pidana perdagangan orang


Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

4 jam lalu

Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

Bharada E disebut dalam keadaan sehat dan didampingi psikolog serta rohaniwan. Bersiap hadapi sidang kasus pembunuhan Brigadir J.


BPBD Bogor Bacakan Hasil Investigasi Penyebab Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

1 hari lalu

BPBD Bogor Bacakan Hasil Investigasi Penyebab Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

BPBD Kabupaten Bogor menjelaskan penyebab pergeseran tanah di Desa Bojongkoneng karena rayapan tanah


Kabupaten Bogor Janji Dukung Pemenuhan Hak Anak

1 hari lalu

Kabupaten Bogor Janji Dukung Pemenuhan Hak Anak

Pemerintah Kabupaten Bogor janji untuk mendukung pemenuhan hak-hak anak.


Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

5 hari lalu

Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

Gudang yang menjadi lokasi perencanaan pembunuhan dan mutilasi 4 warga Papua diduga juga berfungsi sebagai lokasi penimbunan BBM jenis Solar.


Dana Karangan Bunga Kota Bekasi Mencapai Rp 1,1 Miliar, Paling Tinggi di Jabodetabek

7 hari lalu

Dana Karangan Bunga Kota Bekasi Mencapai Rp 1,1 Miliar, Paling Tinggi di Jabodetabek

Pemerintah Kota Bekasi menetapkan anggaran karangan bunga sebesar Rp 1,1 miliar dalam APBD tahun 2022.


Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

8 hari lalu

Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

Tim Komnas HAM telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Tim juga mewawancarai para pelaku baik dari sipil maupun TNI.


Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

8 hari lalu

Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

Komnas HAM meminta para pelaku harus dihukum seberat-beratnya, termasuk pemecatan dari keanggotaan TNI.


Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

8 hari lalu

Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

Komisioner Komnas HAM mengatakan diskusi untuk merencanakan pembunuhan itu diduga telah dilakukan beberapa kali oleh pelaku.


22 dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Bencana Pergeseran Tanah

10 hari lalu

22 dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Bencana Pergeseran Tanah

BPBD Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengumumkan sebanyak 22 dari 40 kecamatan di daerah itu berpotensi terjadi pergeseran tanah.