Ini Penyebab Mengapa Jakarta Selatan Jadi Langganan Banjir  

Reporter

Seorang kakek duduk di meha saat banjir menggenangi rumah mereka di jalan Damai Musyawarah RT11 RW03 Kel Pondok Labu, Jakarta, Senin (32/10). Sebanyak 239 Kepala Keluarga di RT 09,10,11,12,14 RW 3 Pondok Labu tersebut mengungsi yang diakibatkan meluapnya aliran kali Krukut. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.COJakarta - Jakarta Selatan menjadi salah satu wilayah yang perlu diwaspadai terjadi banjir saat musim hujan tiba. Sebab, hampir semua kecamatannya dilalui sungai-sungai besar dan beberapa daratan berupa cekungan.

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan Deddy Budiwidodo mengatakan setidaknya ada tiga aliran sungai besar yang melalui wilayahnya. "Termasuk Kali Ciliwung yang melewati tiga kecamatan di sini," katanya, Senin, 16 November 2015.

Kali besar yang mengular dari kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, dan bermuara di laut ini melalui setidaknya tiga kecamatan di Jakarta Selatan, yaitu Pancoran, Tebet, dan Pasar Minggu. "Makanya, seperti di Bukit Duri, Rawajati, dan Kebon Baru itu sering banjir," ujarnya.

Apalagi saat ini kondisi Kali Ciliwung tak ideal. Bantaran kali ini terokupasi permukiman penduduk selama puluhan tahun. "Kali pun mengalami pendangkalan," tutur Deddy. 

Akibatnya, volume air yang dapat ditampung kali ini berkurang sehingga air limpas ke jalan dan permukiman penduduk. Tanggul yang sedang dibangun untuk menahan air pun belum selesai dikerjakan.

Selain Ciliwung, Kali Pesanggrahan juga mempengaruhi banjir di Jakarta Selatan. Seperti Ciliwung, bantaran kali ini terokupasi permukiman. "Normalisasi kali ini sedang dilakukan Balai Besar Ciliwung," ucap Deddy. Pembebasan tanah untuk normalisasi sedang dilakukan.

Jika curah hujan tinggi, air di kali ini akan meluap dan menggenangi permukiman di sekitarnya. "Yang terdampak aliran sungai ini adalah daerah Cipulir, Perdatam, Ulujami, dan Pesanggrahan," ujarnya.

Kali besar lainnya adalah Kali Krukut. Kali ini mengalir di antara Kecamatan Kebayoran Baru dan Mampang Prapatan. "Daerah di sini cenderung cekungan sehingga sering tergenang air," kata Deddy.

Kali ini pun sedang dalam proses normalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. "Sementara ini kami baru keruk sedalam 2 meter agar lebih mampu menampung air," tuturnya. Jika meluap, air kali ini akan menggenangi kawasan Pulo Raya, Kemang, dan Petogogan.

Untuk meminimalkan banjir, Deddy mengatakan pihaknya sudah memastikan 32 rumah pompa dapat berfungsi maksimal. "Kami sudah cek, dan semua dalam kondisi bagus," ucapnya.

Pompa akan otomatis bekerja menyedot air dan membuangnya ke aliran kali terdekat ketika muka air sudah tinggi. "Kalau sudah di atas rata-rata, pompa akan langsung menyedot," ucap Deddy.

Selain itu, pompa mobile pun disiapkan untuk menyedot air dari banjir bagi daerah yang belum terdapat pompa. "Misalnya di Pasar Cipulir itu, kan, tak ada pompa. Pompa mobile kami siagakan di sana," katanya.

Saat hujan pada Jumat malam pekan lalu, Suku Dinas mencatat ada beberapa wilayah yang tergenang dan banjir. Di antaranya di Rawajati, Bukit Duri, Kebon Baru, Pejaten Timur, Jalan Gatot Subroto, dekat Plaza Senayan, Kemang, dan Panglima Polim.

NINIS CHAIRUNNISA






Akibat Tembok Roboh, MTsN 19 Jakarta Gelar Pembelajaran Jarak Jauh

7 jam lalu

Akibat Tembok Roboh, MTsN 19 Jakarta Gelar Pembelajaran Jarak Jauh

Tiga orang siswa MTsN 19 Jakarta tewas akibat tertimpa tembok roboh karena banjir


Daftar Lokasi Banjir Jakarta Imbas Hujan Deras

14 jam lalu

Daftar Lokasi Banjir Jakarta Imbas Hujan Deras

Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, ada 17 ruas jalan dan 41 RT tergenang air banjir Jakarta akibat hujan deras yang mengguyur Ibu Kota.


Banjir di Jakarta Selatan Hari Ini, 3 RT Terendam Genangan 1,2 Meter

1 hari lalu

Banjir di Jakarta Selatan Hari Ini, 3 RT Terendam Genangan 1,2 Meter

BPBD DKI mengerahkan personel gabungan sedot genangan di 3 RT di Cipete Utara yang terkena banjir hingga setinggi 1,2 meter itu.


Anies Baswedan Resmikan Ruang Limpah Sungai Brigif untuk Cegah Banjir Jakarta

1 hari lalu

Anies Baswedan Resmikan Ruang Limpah Sungai Brigif untuk Cegah Banjir Jakarta

Anies Baswedan mengatakan biaya proyek untuk mencegah air sungai meluap ini masih berstatus pinjaman ke PT SMI.


Ruang Parkir Air yang Dibanggakan Anies Baswedan Tiru Singapura dan Belanda

1 hari lalu

Ruang Parkir Air yang Dibanggakan Anies Baswedan Tiru Singapura dan Belanda

Anies Baswedan mengatakan pembangunan ruang penampungan limpahan sungai Brigif merujuk konsep sungai Kallang di Singapura serta di Belanda.


Anies Baswedan Klaim Sumur Resapan Percepat Banjir Surut, PSI DKI: Solusi Murahan

2 hari lalu

Anies Baswedan Klaim Sumur Resapan Percepat Banjir Surut, PSI DKI: Solusi Murahan

Solusi andalan Anies Baswedan dalam pengedalian banjir seperti sumur resapan dan Toa semestinya hanya menjadi supporting sistem.


BMKG Ungkap Penyebab Banjir Jakarta dan Potensi Tiga Hari ke Depan

2 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Banjir Jakarta dan Potensi Tiga Hari ke Depan

Tingginya air banjir membuat ratusan warga di daerah terdampak di Jakarta Selatan dan Timur mengungsi ke kantor kelurahan, musala dan rumah warga.


BPBD DKI Pastikan Banjir Jakarta Telah Surut Seluruhnya

2 hari lalu

BPBD DKI Pastikan Banjir Jakarta Telah Surut Seluruhnya

Kemarin, 31 RT dan enam ruas jalanan Jakarta tergenang banjir, bahkan hingga pukul 06.00, 9 RT masih tergenang. .


Anies Baswedan Berharap Program Sumur Resapan Diteruskan

2 hari lalu

Anies Baswedan Berharap Program Sumur Resapan Diteruskan

Anies Baswedan mengatakan permasalahan banjir harus diselesaikan secara ilmiah bukan semata-mata secara politik.


Daftar Lokasi Banjir Jakarta yang Kini Sudah Surut

2 hari lalu

Daftar Lokasi Banjir Jakarta yang Kini Sudah Surut

BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Rabu, 5 Oktober, pukul 09.00 WIB, genangan banjir Jakarta masih terjadi di sejumlah lokasi.