Wali Kota Bekasi: DKI Jangan Diajak Berantem  

Reporter

Editor

Suseno TNR

Pemandanan udara Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, 5 November 2015. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Bekasi - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan dana hibah yang diberikan pemerintah DKI Jakarta banyak membantu pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi. Karena itu dia berharap hubungan baik antara Kota Bekasi dan Jakarta bisa terjalin dengan baik. "DKI jangan diajak berantem. Dialem saja biar duitnya buat Bekasi," kata Rahmat, Selasa, 18 November 2015.

Menurut Rahmat, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jakarta lebih dari Rp 70 triliun. Anggaran tersebut jauh lebih besar dibanding APBD Bekasi yang totalnya hanya Rp 4 triliun. Nilai anggaran itu tidak akan cukup untuk membiayai seluruh proyek infrastruktur di Kota Bekasi.

Rahmat mengatakan tahun ini Kota Bekasi mendapatkan dana hibah lebih dari Rp 98 miliar. Dana itu dipakai untuk membangun tiga proyek besar guna mengurai kemacetan. "Tahun-tahun sebelumnya, kita hanya dapat Rp 2,5 miliar," kata dia.

Proyek yang menggunakan dana hibah dari Jakarta tahun 2015, antara lain penyempurnaan jalan sisi selatan Kalimalang atau Jalan K.H. Noer Alie sebesar Rp 60 miliar, penyempurnaan jembatan di sekitar Tol Bekasi Timur sebesar Rp 30 miliar, dan pelebaran jembatan Bojong Menteng sebesar Rp 8 miliar. "Gubernur (Basuki Tjahaja Purnama) bilang daha hibah berapa pun tak masalah, asal bermanfaat," kata Rahmat.

Rahmat mengatakan tahun depan pemerintah DKI Jakarta berencana menggelontorkan dana hibahnya sebesar Rp 400 miliar untuk proyek infrastruktur jalan dan banjir. Karena itu Kota Bekasi akan merugi jika memusuhi Jakarta.

Hubungan pemerintah DKI dengan Kota Bekasi belakangan ini sempat tegang gara-gara masalah pengelolaan sampah. Ketegangan itu muncul setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bekasi sesumbar untuk memanggil Gubernur Basuki alias Ahok. Dewan ingin mendengar penjelasan Ahok ihwal pelanggaran perjanjian kerja sama dalam pengelolaan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Bantargebang.

ADI WARSONO

Baca juga:
Teror Paris: Inilah 5 Kejadian Baru yang Menegangkan (update!)
Setya Novanto Beraksi, Inilah Transkrip Catut Nama Jokowi






Banjir Jakarta, Sumur Resapan Anies Baswedan, dan Naturalisasi vs Normalisasi Ahok

2 hari lalu

Banjir Jakarta, Sumur Resapan Anies Baswedan, dan Naturalisasi vs Normalisasi Ahok

Anies Baswedan menyebutkan pembangunan sumur resapan merupakan salah satu upaya mengatasi banjir Jakarta pada beberapa lokasi cekungan.


Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

3 hari lalu

Anies Baswedan Diusung NasDem, Ganjar Pranowo Dijagokan PSI: Sesama Alumnus UGM yang Menjadi Gubernur

NasDem mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024, sedangkan Ganjar Pranowo Dijagokan PSI. Keduanya sama-sama alumnus UGM dan jadi gubernur.


Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

4 hari lalu

Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

Buntut insiden tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 125 orang itu antara lain tuntutan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur.


Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

7 hari lalu

Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

Warga kembali berunjuk rasa di depan Balai Kota menagih janji Anies Baswedan yang mau mencabut Pergub Penggusuran


Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

7 hari lalu

Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berjanji bakal mencabut Pergub Nomor 207 Tahun 2016 alias Pergub Penggusuran


Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

9 hari lalu

Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

Gubernur DKI Anies Baswedan menilai membatasi pengendara motor lewat Jalan Sudirman-Thamrin tidak adil


Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

11 hari lalu

Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

Pantai Maju Jakarta di pulau reklamasi Ahok yang diubah Anies, prostitusi yang dilarang di Jakarta , dan kenangan BJ Habibie masuk Top 3 Metro.


Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

12 hari lalu

Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta untuk bermain layang-layang.


Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

12 hari lalu

Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

NSN mengungkapkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin melorot yang mencapai 30,3 persen.


Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

16 hari lalu

Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

Anies Baswedan memasukkan kampung kota dalam regulasi baru. Menurut dia, tidak ada terminologi kampung dalam aturan lama tata ruang tahun 2014.