Benarkah PNS DKI Lebih Enak di Zaman Ahok Dibanding Jokowi?  

Reporter

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. ANTARA/Yudhi Mahatma

TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan lebih menghemat anggaran dalam APBD 2016. Salah satunya dengan mengurangi biaya tunjangan untuk PNS yang malas. 

Ahok—sapaan Basuki—mengaku telah mengingatkan jajarannya untuk bekerja lebih keras dan tidak malas. "Tahun depan, kalau saya sampai men-staf-kan orang yang enggak betul, saya akan coret seluruh TKD-nya," tutur Ahok di Balai Kota pada Kamis, 19 November 2015.

Dengan gaji staf yang berkisar Rp 3-4 juta, menurut Ahok, para pegawai negeri tersebut sudah seperti dipensiunkan. "Jadi, walaupun tidak bisa memecat dari PNS, dia sebetulnya udah kayak pensiun. Kalau gaji Rp 4 juta aja, suruh masuk tiap hari, kamu biasa naik mobil enak, kamu enggak sanggup lho, mesti naik bus, naik taksi," kata Ahok.

Selain itu, Ahok menegaskan, apabila seorang PNS absen sebanyak 45 hari, PNS tersebut juga akan langsung diberhentikan olehnya. "Kalau bisa berhentikan, istilahnya tidak memberikan TKP buat 10 ribu orang yang malas dan enggak jelas, saya bisa hemat Rp 1 triliun lebih, lho," ujar Ahok.

Adapun para pegawai honorer yang belum jelas statusnya akan diberikan kontrak sebagai tenaga teknis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Pekerja harian lepas yang enggak jelas harus mendapatkan kontrak sebagai tenaga teknis dari DKI. Itu yang kami berikan 13 kali UMP (upah minimum provinsi)," ucap Ahok.

Namun, menurut Ahok, saat ini PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih baik dibandingkan saat dia baru menjabat sebagai Wakil Gubernur dan Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta. "Jauh lebih baik. Kalau saya lihat, sih, tampang muka-mukanya lebih baiklah sekarang. Mereka sudah tahu saya serius," kata Ahok.

ANGELINA ANJAR SAWITRI

Baca juga:
Ely Sugigi dan Artis Cari Sensasi: Perilaku Menyimpangkah?
Luhut Terseret Calo Freeport






Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

14 jam lalu

Ketua Umum PSSI Diminta Mundur Buntut Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Mochamad Iriawan

Buntut insiden tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 125 orang itu antara lain tuntutan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur.


Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

3 hari lalu

Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

Warga kembali berunjuk rasa di depan Balai Kota menagih janji Anies Baswedan yang mau mencabut Pergub Penggusuran


Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

3 hari lalu

Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berjanji bakal mencabut Pergub Nomor 207 Tahun 2016 alias Pergub Penggusuran


Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

6 hari lalu

Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

Gubernur DKI Anies Baswedan menilai membatasi pengendara motor lewat Jalan Sudirman-Thamrin tidak adil


Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

7 hari lalu

Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

Pantai Maju Jakarta di pulau reklamasi Ahok yang diubah Anies, prostitusi yang dilarang di Jakarta , dan kenangan BJ Habibie masuk Top 3 Metro.


Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

8 hari lalu

Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta untuk bermain layang-layang.


Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

8 hari lalu

Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

NSN mengungkapkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin melorot yang mencapai 30,3 persen.


Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

12 hari lalu

Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

Anies Baswedan memasukkan kampung kota dalam regulasi baru. Menurut dia, tidak ada terminologi kampung dalam aturan lama tata ruang tahun 2014.


Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

14 hari lalu

Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

Anies Baswedan membahas beragam isu termasuk soal politik saat bertemu tiga ketua umum partai politik.


Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

14 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

Anies Baswedan menyebut tak sengaja bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hotel yang sama.