Ahok Tawarkan Bekasi Rp 1 Triliun, Terkait Kisruh Sampah?  

Reporter

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengunjungi Stasiun Jakarta Kota di Jakarta, 21 Juni 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak mempersoalkan dana bantuan dari ABPD Jakarta kepada Pemerintah Kota Bekasi hingga Rp 1 triliun.

"Enggak masalah, selama masih bisa, hitungannya masuk akal. Memang saya tawarin dari dulu kok," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, saat ditemui di Balai Kota pada Jumat, 20 November 2015.

Menurut Ahok, selama dana hibah tersebut digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat dan berhubungan dengan kepentingan Ibu Kota, pemerintah Jakarta senantiasa memberikannya kepada Bekasi. "Selama untuk pengembangan sungai, untuk jalan, kenapa enggak? Orang Tangerang saja saya kasih Rp 400 miliar kok," ujarnya.

Meski demikian, Ahok menegaskan, dana hibah tersebut tidak ada kaitannya dengan persoalan sampah yang tengah membelit Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Pemerintah Kota Bekasi.

"Sampah urusan yang lain. Toh kami makin ke depan, kalau udah ada insinerator, Bekasi enggak dapat uang tipping fee lagi karena kita mau tutup itu kan," tuturnya. Ahok berencana mengelola sendiri Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, yang berlokasi di Kota Bekasi.  

Ahok pun mengatakan, dalam membangun Jakarta, kota-kota di sekitar Jakarta juga harus dilihat dan diperhatikan pembangunannya. Semua pihak harus melihatnya secara keseluruhan karena dana pemerintah daerah di pinggiran Jakarta terbatas.  

Contohnya, Jakarta ingin jalur Transjakarta diperpanjang hingga Bekasi dan Tangerang. Apakah mereka punya dana membuat jalur dan halte? "Nah, kami yang kasih dia uang sehingga akan menolong orang yang tinggal di Bekasi ke Jakarta," ucapnya.

Rabu lalu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, tahun depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelontorkan dana hibah sebesar Rp 400 miliar untuk proyek infrastruktur jalan dan banjir.

Menurut dia, Bekasi membutuhkan bantuan dana itu karena total APBD Bekasi hanya Rp 4 triliun. Menurut Rahmat, nilai anggaran itu tidak akan cukup untuk membiayai seluruh proyek infrastruktur di Kota Bekasi.

Rahmat mengatakan, tahun ini, Bekasi mendapat dana hibah lebih dari Rp 98 miliar dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dana itu dipakai untuk membangun tiga proyek besar guna mengurai kemacetan, seperti penyempurnaan jalan sisi selatan Kalimalang atau Jalan KH Noer Alie sebesar Rp 60 miliar, penyempurnaan jembatan di sekitar jalan tol Bekasi Timur sebesar Rp 30 miliar, dan pelebaran Jembatan Bojong Menteng sebesar Rp 8 miliar.

ANGELINA ANJAR SAWITRI






Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

2 hari lalu

Anies Bicara Keadilan, Sindir Kebijakan Ahok Batasi Pemotor di Sudirman-Thamrin

Gubernur DKI Anies Baswedan menilai membatasi pengendara motor lewat Jalan Sudirman-Thamrin tidak adil


Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

4 hari lalu

Pantai Maju di Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, Prostitusi, dan BJ Habibie Masuk Top 3 Metro

Pantai Maju Jakarta di pulau reklamasi Ahok yang diubah Anies, prostitusi yang dilarang di Jakarta , dan kenangan BJ Habibie masuk Top 3 Metro.


Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

5 hari lalu

Pantai Maju Jakarta, Pulau Reklamasi Ahok yang Diubah Anies, dan Tempat Main Layang-layang

DKI Jakarta mengoperasikan kawasan Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) Pantai Maju Jakarta untuk bermain layang-layang.


Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

5 hari lalu

Survei: 58,8 Persen Warga Tak Puas Kinerja Anies Baswedan, Dia Merelokasi Mirip Ahok

NSN mengungkapkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semakin melorot yang mencapai 30,3 persen.


Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

8 hari lalu

Anies Sebut Kampung Kota Tak Diakui pada 2014, Saat Itu DKI Dipimpin Jokowi - Ahok

Anies Baswedan memasukkan kampung kota dalam regulasi baru. Menurut dia, tidak ada terminologi kampung dalam aturan lama tata ruang tahun 2014.


Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

11 hari lalu

Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

Anies Baswedan membahas beragam isu termasuk soal politik saat bertemu tiga ketua umum partai politik.


Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

11 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

Anies Baswedan menyebut tak sengaja bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hotel yang sama.


Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

11 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS, AHY Demokrat, Surya Paloh Nasdem, dan Jusuf Kalla

Anies Baswedan tak menjawab ketika ditanya apakah membahas soal pemilihan presiden (Pilpres) 2024 ketika bertemu 3 pimpinan partai politik.


Perang Kata-kata Hasto Kristiyanto PDIP vs Mohammad Idris PKS, dan Anies Temu Ahok Jadi Top 3 Metro

11 hari lalu

Perang Kata-kata Hasto Kristiyanto PDIP vs Mohammad Idris PKS, dan Anies Temu Ahok Jadi Top 3 Metro

Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan peringatan keras Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto agar tidak asal bicara tentang kepemimpinannya.


Anies Baswedan Bertemu Ahok di Pernikahan Anak Politikus Nasdem

11 hari lalu

Anies Baswedan Bertemu Ahok di Pernikahan Anak Politikus Nasdem

Anies Baswedan sempat berbincang ringan dengan Ahok saat hadir di pernikahan anak politikus Nasdem Sugeng Suparwoto.