Rekan 'Mama Minta Pulsa' Geng Pemalsu Ijazah: Ini Tarifnya  

Reporter

Editor

Anton Septian

Ilustrasi ijazah palsu. TEMPO/ Fahmi Ali

TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka pemalsuan dokumen yang juga merupakan salah satu pemilik kios bernama Dedi, 35 tahun, mengaku dalam satu kali memalsukan Ijazah keuntungan yang didapat cukup besar. "Satu kali malsuin ijazah dapat Rp 900 Ribu," kata dia saat ditemui di Polda Metro Jaya, pada Minggu, 22 November 2015.

Pria yang memiliki dua orang anak masing-masing berusia 11 dan 17 tahun ini juga mengaku bahwa ia hanya menerima permintaan dokumen palsu yang desain masternya ia miliki. "Kalau enggak ada masternya, saya tolak," ia menjelaskan.

Dedi juga mengatakan bahwa pemalsuan dokumen seperti KTP hanya memakan waktu satu jam. Hal itu dikarenakan sudah dimilikinya master desain di komputer yang dimilikinya.

Tersangka lain, Indra, 40 tahun, yang juga merupakan salah satu pemilik kios pemalsuan dokumen, mengaku bahwa dulu dirinya memiliki usaha di bidang lain. "Tapi usaha saya jatuh," ia menuturkan.

Ia yang mengaku baru dua tahun menjalankan usaha pembuatan dokumen palsu, dan terpaksa melakukannya karena himpitan ekonomi serta tergiur keuntungan yang didapat. "Dulu usaha saya mengantar pisang dari petani ke pasar," ujarnya.

Pria berkacamata ini mengatakan bahwa ia hanya memalsukan dokumen-dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Akta Lahir. Untuk dokumen-dokumen khusus seperti ijazah, Indra mengaku hanya beberapa tempat yang biasa melakukannya. "Kalau yang umum-umum semuanya bisa," ucapnya.

Delapan orang tersangka pemalsuan dokumen tertangkap di Pasar Pramuka Pojok, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, dalam operasi yang dilakukan pada Sabtu 21 November 2015. Mereka semua diancam dengan pasal 264 dan atau 263 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun.

Para pemalsu dokumen yang ditangkap di Pasar Pramuka Pojokitu memiliki kaitan dengan jaringan penipuan SMS "Mama Minta Pulsa" yang berhasil dibekuk beberapa waktu lalu. "Ini pengembangan dari kasus mama minta pulsa," kata Kepala Unit III Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Komisaris Jerry Siagian saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Minggu 22 November 2015.

Jerry mengungkapkan bahwa para pemalsu dokumen inilah yang membantu para pelaku mama minta pulsa untuk membuka rekening Bank di Jakarta. Para pelaku diketahui memasang tarif sebesar Rp 2,5 Juta untuk setiap orderan membuka rekening bank palsu yang mereka terima dari sindikat mama minta pulsa.

Uang sebesar itu sebagai mahar untuk membuat rekening palsu, KTP palsu dan saldo bank sebesar Rp 500 Ribu. Sehingga akhirnya membuat sindikat mama minta pulsa semakin mudah melancarkan aksi penipuannya.

DIKO OKTARA






Razman Arif Nasution Beberkan Cara Mengecek Ijazah, dan Pernikahan Anak Anies Baswedan Jadi Top 3 Metro

31 Juli 2022

Razman Arif Nasution Beberkan Cara Mengecek Ijazah, dan Pernikahan Anak Anies Baswedan Jadi Top 3 Metro

Berita dugaan ijazah palsu pengacara Razman Arif Nasution dan perihal pernikahan anak Anies Baswedan menjadi Top 3 Metro.


Razman Arif Nasution Beberkan Cara Mengecek Ijazah Dia yang Dilaporkan Palsu ke Polisi

30 Juli 2022

Razman Arif Nasution Beberkan Cara Mengecek Ijazah Dia yang Dilaporkan Palsu ke Polisi

Pengacara Razman Arif Nasution membantah dirinya menggunakan ijazah S1 palsu menyusul adanya laporan polisi terhadap dirinya.


Razman Arif Nasution Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gunakan Ijazah S1 Palsu

30 Juli 2022

Razman Arif Nasution Dilaporkan ke Polisi, Diduga Gunakan Ijazah S1 Palsu

Pengacara Razman Arif Nasution dilaporkan ke polisi oleh advokat Petrus Bala Pattyona karena dugaan menggunakan ijazah palsu.


Pembuat Surat Tes PCR Palsu Ditangkap, Pelanggan Karyawan DLK atau Ingin Bolos

13 Juli 2021

Pembuat Surat Tes PCR Palsu Ditangkap, Pelanggan Karyawan DLK atau Ingin Bolos

Tarif yang dipatok oleh para tersangka pembuat hasil tes PCR palsu ini sebesar Rp 170 - 300 ribu.


Tuduh Rektor Unima Berijazah Palsu, Dosen dan Aktivis Ditangkap

18 Februari 2020

Tuduh Rektor Unima Berijazah Palsu, Dosen dan Aktivis Ditangkap

Polisi menangkap dua orang yang diduga mencemarkan nama baik Rektor Universitas Negeri Manado (Unima). Pelaku menuding rektor berijazah palsu


Polisi Bantah Ada Pemeriksaan Wali Kota Depok Soal Ijazah Palsu

11 Juli 2019

Polisi Bantah Ada Pemeriksaan Wali Kota Depok Soal Ijazah Palsu

Kasus dugaan ijazah palsu Wali Kota Depok Mohammad Idris pertama kali mencuat pada 2015.


Gubernur Kepri yang Terjerat OTT KPK Juga Berkasus Ijazah Palsu

11 Juli 2019

Gubernur Kepri yang Terjerat OTT KPK Juga Berkasus Ijazah Palsu

Kepolisian Daerah Metro Jaya memastikan ijazah Gubernur Kepri Nurdin Basirun palsu setelah memverifikasi. Ijazah doktor Nurdin tanpa legalitas.


Begini Sosok Penyebar Hoaks Ijazah Palsu Jokowi di Mata Warga

21 Januari 2019

Begini Sosok Penyebar Hoaks Ijazah Palsu Jokowi di Mata Warga

Menurut warga, kendati tiga bulan tinggal di Mede, tersangka penyebar hoaks ijazah palsu Jokowi, Umar Kholid, belum melapor ke RT.


Ini Dua Alasan Ratna Sarumpaet Ajukan Jadi Tahanan Kota

7 Oktober 2018

Ini Dua Alasan Ratna Sarumpaet Ajukan Jadi Tahanan Kota

Menurut kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasrudin, kliennya dapat lebih mudah berobat ke rumah sakit bila menjadi tahanan kota.


Kapolda Metro Jaya Instruksikan Bentuk Satgas Berantas Preman

31 Agustus 2018

Kapolda Metro Jaya Instruksikan Bentuk Satgas Berantas Preman

Kapolda memerintahkan operasi besar-besaran menangkap preman menjelang penutupan Asian Games.