Kabupaten Tangerang Dianaktirikan Pusat dalam Normalisasi Cisadane

Reporter

Tanah yang amblas akibat luapan sungai Cisadane, Tangerang, Banten, (25/2). Luapan sungai Cisadane membuat tanah menjadi amblas sekitar 300 meter dan menghanyutkan sejumlah rumah. TEMPO/Marika Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Tangerang menilai Kementerian Pekerjaan Umum menganaktirikan wilayahnya dalam proyek normalisasi aliran Sungai Cisadane. Proyek itu sangat penting untuk mengendalikan banjir.

“Hampir semua daerah aliran sungai (DAS) Cisadane di Kota Tangerang saat ini sudah dinormalisasi. Mengapa Kabupaten Tangerang tidak?” ucap Kepala Bidang Perencanaan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah pada Senin, 23 November 2015.

Iwan mengatakan pihaknya berkali-kali mengajukan anggaran normalisasi untuk DAS bagian hilir Kabupaten Tangerang. Menurut dia, pengajuan tersebut mendapat respons dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang menjanjikan Kabupaten Tangerang akan mendapat kucuran dana menormalisasi Cisadane pada 2014. Namun itu tak kunjung terealisasi. Justru Kota Tangerang, ujar dia, yang tiap tahun mendapat prioritas anggaran.

Pemerintah Kabupaten Tangerang kemudian menagih dan dijanjikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015. "Kami cek di APBN, ternyata anggaran itu tidak ada,” tuturnya. Bahkan, kata Iwan, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU saat itu secara spesifik menjanjikan akan menganggarkan dana untuk normalisasi 30 kilometer DAS Cisadane di wilayah hilir Kabupaten Tangerang yang statusnya masih perawan alias belum sama sekali tersentuh program normalisasi pusat.

Pemkab pun kecewa atas sikap Kementerian PU yang terkesan mengabaikan dan menganaktirikan Kabupaten Tangerang. Akibat pemerintah pusat yang belum memprioritaskan penanganan sungai-sungai di Kabupaten Tangerang yang kondisinya mengalami pendangkalan dan penyempitan yang parah, 22 dari 29 kecamatan di kabupaten tersebut kerap kebanjiran.

Iwan mengatakan banjir paling marah terjadi di wilayah hilir Cisadane, yaitu Muara Tanjung Burung Teluk Naga dan Desa Kohod Pakuaji. "Penyebab banjirnya adalah pendangkalan, penyempitan DAS yang terkikis karena bibir sungai tak bertanggul," ucapnya.

Sungai Cisadane dari Bogor, Jawa Barat, mengalir melalui wilayah selatan Kabupaten Tangerang, Kecamatan Cisauk, Kecamatan Serpong, dan wilayah Kota Tangerang hingga pintu air 10 Cisadane. Dari bendung Cisadane, sungai terbesar dan terpanjang di Tangerang ini kembali memasuki wilayah Kabupaten Tangerang.

Iwan berujar, selain berdampak banjir, kondisi Sungai Cisadane yang merana itu berdampak pada pertanian di Kabupaten Tangerang. Sebab, pendangkalan sungai yang parah menyebabkan air tidak bisa mengalir ke saluran irigasi ketika musim kemarau tiba. "Ini pun berdampak pada sumber air permukaan, yang digunakan untuk pertanian dan sumber baku air minum," tuturnya.

Menurut Iwan, usulan yang disampaikan Kabupaten Tangerang ini memang merupakan kewenangan dan tanggung jawab Balai Besar Sungai Ciliwung-Cisadane serta Balai Besar Sungai Ciujung, Cidanau, dan Cidurian Direktorat Sumber Daya Air Kementerian PU.

JONIANSYAH HARDJONO







Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

8 hari lalu

Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial MF (21) yang diduga melakukan eksploitasi seksual anak di Kecamatan Teluknaga.


Tolak BBM Naik, Mahasiswa HMI dan GMNI Gelar Demo di Depan DPRD Kabupaten Tangerang

9 hari lalu

Tolak BBM Naik, Mahasiswa HMI dan GMNI Gelar Demo di Depan DPRD Kabupaten Tangerang

Jika tuntutan tolak BBM naik dan IKN tidak direalisasikan, mahasiswa HMI dan GMNI Kabupaten Tangerang akan mengerahkan massa yang lebih besar.


Terlilit Utang Judi Online, Buruh di Tangerang Tewas Tergantung di Pohon Depan Mess Karyawan

10 hari lalu

Terlilit Utang Judi Online, Buruh di Tangerang Tewas Tergantung di Pohon Depan Mess Karyawan

Dalam suratnya, korban menyampaikan permintaan maaf karena kembali melakukan judi online hingga terjerat utang.


Bupati Tangerang Alokasikan Rp 73 Miliar untuk Kendalikan Inflasi Setelah Harga BBM Naik

11 hari lalu

Bupati Tangerang Alokasikan Rp 73 Miliar untuk Kendalikan Inflasi Setelah Harga BBM Naik

Alokasi anggaran sebesar Rp 73 miliar itu antara digunakan untuk BLT, ketahanan pangan dan padat karya. Menekan inflasi setelah harga BBM naik.


4 Kampung di Desa Tanjung Burung Terendam Banjir, BPBD Kabupaten Tangerang: Luapan Sungai Cisadane

12 hari lalu

4 Kampung di Desa Tanjung Burung Terendam Banjir, BPBD Kabupaten Tangerang: Luapan Sungai Cisadane

Luapan Sungai Cisadane pada Sabtu pagi menyebabkan banjir merendam 733 rumah di Desa Tanjung Burung, Teluknaga.


Puluhan Orang Demo Tuntut Padi Padi Picnic Ditutup

14 hari lalu

Puluhan Orang Demo Tuntut Padi Padi Picnic Ditutup

Restoran Padi Padi Picnic sempat viral di media sosial karena menawarkan pemandangan hamparan sawah


IMB Terus Dipersoalkan, Pemilik Padi Padi Picnic: Kenapa Tidak Bangunannya Saja Dibongkar

14 hari lalu

IMB Terus Dipersoalkan, Pemilik Padi Padi Picnic: Kenapa Tidak Bangunannya Saja Dibongkar

Kemarin, puluhan orang yang mengaku dari Forum Masyarakat Tangerang Utara menggeruduk restoran Padi Padi Picnic di Pakuhaji.


Dua Bocah Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir di Tangerang, 1 Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari

14 hari lalu

Dua Bocah Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir di Tangerang, 1 Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari

Petugas dibantu warga sekitar mencari dua bocah tenggelam itu dengan menyusuri danau menggunakan perahu karet dan menyelam ke dasar danau.


Daftar 14 Samsat Keliling untuk Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

15 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling untuk Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya masih menyediakan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) hari ini.


Monyet Lukai Pemilik di Cikande Tangerang Dievakuasi ke BKSDA

17 hari lalu

Monyet Lukai Pemilik di Cikande Tangerang Dievakuasi ke BKSDA

Akibat serangan monyet itu, pemilik mengalami luka cukup parah. Simak kronologisnya.