Tak Diukur Ulang, 26 Situ Tangerang Gagal Dinormalisasikan

Reporter

Sejumlah pekerja memperkuat bagian tanggul yang hampir jebol di Situ Cipondoh, Tangerang, Banten, (13/04).TEMPO/Dimas Aryo

TEMPO.CO, Jakarta - Rencana pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Tangerang,Banten, melakukan pengukuran ulang 26 situ gagal dilakukan. Hal ini dikhawatirkan berdampak pada makin parahnya kondisi situ.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Cucu Heri Lukmanto mengatakan, hal ini disebabkan Undang-undang Nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air yang dibatalkan Mahkamah Konstitusi. "Jadi program pengukuran ulang dan normalisasi situ di Kabupaten Tangerang urung dilakukan," katanya, Senin, 23 November 2015.

Padahal, pada Maret 2015, Kabupaten Tangerang dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum meneken kesepakatan pengelolaan 26 situ di Kabupaten Tangerang.

Isi kesepakatan antara lain menyerahkan pengelolaan 26 situ ke Kabupaten Tangerang. Tindak lanjutnya adalah perjanjian kerja sama yang lebih mengatur secara teknis pengelolaan situ dari kewenangan pusat menjadi kewenangan daerah.

Perjanjian bisa mengatur sisi pembiayaan pengelolaan dan pemeliharaan situ, anggaran yang akan dikeluarkan, eksekusi pengerukan, normalisasi, dan sebagainya.

Dalam APBD tahun 2015, menurut Cucu, Kabupaten Tangerang menganggarkan Rp 470 juta dana pendamping pengukuran situ. Dana itu digunakan sebagai pendamping dana dari pusat untuk mengukur situ. "Dana itu sudah pasti tidak bisa digunakan," kata Cucu.

Sebanyak 26 situ di Kabupaten Tangerang saat ini dalam kondisi tak terurus dan memprihatinkan. Selain mengalami pendangkalan yang parah, lahan puluhan situ banyak menyusut dan beralih fungsi menjadi sawah dan bangunan. "Susutnya hingga 50 persen," ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Slamet Budi.

Budi mencontohkan, Situ Patrasana di Kecamatan Kresek dari 262 hektare kini tinggal 160 hektare. Situ Kelapa Dua dari 36 hektare kini tinggal 14 hektare. Menurutnya, susutnya lahan situ berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang belum lama ini.

"Jika melihat fakta di lapangan, kami pastikan lahan 26 situ yang ada di Kabupaten Tangerang saat ini sudah menyusut semua," katannya.

Sebab, kata Budi, berdasarkan fakta di lapangan, banyak situ yang sudah mengalami pendangkalan karena sedimentasi dan berubah menjadi daratan. Sehingga situ tersebut dijadikan lahan persawahan bahkan perumahan.

"Seperti Situ Garukgak Kecamatan Kresek kini sebagian besar sudah beralih fungsi menjadi sawah, Situ Sulang di Sepatan dan Gelam Jaya di Pasar Kemis kini sudah beralih fungsi menjadi perumahan," katanya.

Belum lagi kondisi situ yang selama ini tidak terurus kini dipenuhi sampah dan tanaman enceng gondok. Seperti Situ Kelapa Dua yang tertutup lautan tumbuhan liar tersebut.

Kondisi situ yang memprihatinkan ini menurut Budi, mengancam cadangan air di wilayah itu. "Kalau kemarau kekeringan seperti saat ini, dan kalau hujan pasti kebanjiran," katanya.

JONIANSYAH







Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

2 hari lalu

Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial MF (21) yang diduga melakukan eksploitasi seksual anak di Kecamatan Teluknaga.


Tolak BBM Naik, Mahasiswa HMI dan GMNI Gelar Demo di Depan DPRD Kabupaten Tangerang

4 hari lalu

Tolak BBM Naik, Mahasiswa HMI dan GMNI Gelar Demo di Depan DPRD Kabupaten Tangerang

Jika tuntutan tolak BBM naik dan IKN tidak direalisasikan, mahasiswa HMI dan GMNI Kabupaten Tangerang akan mengerahkan massa yang lebih besar.


Terlilit Utang Judi Online, Buruh di Tangerang Tewas Tergantung di Pohon Depan Mess Karyawan

4 hari lalu

Terlilit Utang Judi Online, Buruh di Tangerang Tewas Tergantung di Pohon Depan Mess Karyawan

Dalam suratnya, korban menyampaikan permintaan maaf karena kembali melakukan judi online hingga terjerat utang.


Bupati Tangerang Alokasikan Rp 73 Miliar untuk Kendalikan Inflasi Setelah Harga BBM Naik

5 hari lalu

Bupati Tangerang Alokasikan Rp 73 Miliar untuk Kendalikan Inflasi Setelah Harga BBM Naik

Alokasi anggaran sebesar Rp 73 miliar itu antara digunakan untuk BLT, ketahanan pangan dan padat karya. Menekan inflasi setelah harga BBM naik.


4 Kampung di Desa Tanjung Burung Terendam Banjir, BPBD Kabupaten Tangerang: Luapan Sungai Cisadane

6 hari lalu

4 Kampung di Desa Tanjung Burung Terendam Banjir, BPBD Kabupaten Tangerang: Luapan Sungai Cisadane

Luapan Sungai Cisadane pada Sabtu pagi menyebabkan banjir merendam 733 rumah di Desa Tanjung Burung, Teluknaga.


Puluhan Orang Demo Tuntut Padi Padi Picnic Ditutup

9 hari lalu

Puluhan Orang Demo Tuntut Padi Padi Picnic Ditutup

Restoran Padi Padi Picnic sempat viral di media sosial karena menawarkan pemandangan hamparan sawah


IMB Terus Dipersoalkan, Pemilik Padi Padi Picnic: Kenapa Tidak Bangunannya Saja Dibongkar

9 hari lalu

IMB Terus Dipersoalkan, Pemilik Padi Padi Picnic: Kenapa Tidak Bangunannya Saja Dibongkar

Kemarin, puluhan orang yang mengaku dari Forum Masyarakat Tangerang Utara menggeruduk restoran Padi Padi Picnic di Pakuhaji.


Dua Bocah Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir di Tangerang, 1 Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari

9 hari lalu

Dua Bocah Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir di Tangerang, 1 Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari

Petugas dibantu warga sekitar mencari dua bocah tenggelam itu dengan menyusuri danau menggunakan perahu karet dan menyelam ke dasar danau.


Daftar 14 Samsat Keliling untuk Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

10 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling untuk Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya masih menyediakan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) hari ini.


Monyet Lukai Pemilik di Cikande Tangerang Dievakuasi ke BKSDA

12 hari lalu

Monyet Lukai Pemilik di Cikande Tangerang Dievakuasi ke BKSDA

Akibat serangan monyet itu, pemilik mengalami luka cukup parah. Simak kronologisnya.