Kisah Wiwin, Go-Jek Bawa Anak, Suami Bawa Kabur Motor Kreditan

Reporter

Pengemudi Gojek, Wiwin Sulistiawati (35) mendapat kunjungan dari teman seprofesi di rumah kontrakannya di Jalan Persahabatan, Cinere, Jakarta, 23 November 2015. Wiwin adalah pengemudi Gojek yang membawa anaknya, Muhamad Alwi Alfatih, 1,5 tahun, saat bekerja. TEMPO/Imam Hamdi

TEMPO.CODepok - Tangan mungil Muhamad Alwi Alfatih yang tengah berbaring di kasur berseprai kumal memegang botol susu kecil. Bayi mungil berusia 1 tahun 5 bulan tersebut tengah bermain dengan beberapa pengemudi Go-jek, rekan ibunya, Wiwin Sulistiawati.

Para pengemudi Go-jek itu datang ke rumah kontrakan di Jalan Persahabatan RT 3/2 Nomor 20 Kelurahan/Kecamatan Cinere, Senin malam, 23 November 2015. Mereka datang menjenguk Wiwin sebagai bentuk solidaritas sesama pengemudi Go-jek. 

Wiwin adalah seorang pengemudi Go-jek yang membawa anaknya saat bekerja. Foto Wiwin bekerja membawa anak di-upload ke media sosial oleh pelanggan Go-jek yang terenyuh melihat perjuangan perempuan 35 tahun itu.

SIMAK: EKSKLUSIF - Cerita Bos Go-Jek Menyamar Penumpang

Wiwin mengaku membawa anak bekerja lantaran tidak ada yang menjaga Alwi. Ibu muda ini diusir dari rumah kontrakannya di Pasir Putih, Sawangan, karena tidak sanggup membayar sewa selama tiga bulan. Bahkan sudah tiga hari dia harus lontang-lantung mencari tempat berteduh sambil membawa balitanya. Biasanya, Alwi dititipkan kepada pengasuh yang dibayar Rp 500 ribu per bulan.

Nasib Wiwin, si pengemudi go-jek seperti peribahasa, sudah jatuh tertimpa tangga. Selain sudah tidak memiliki tempat tinggal, suaminya yang nikah siri kabur sejak Sabtu dua pekan lalu. 

Wiwin kini tak punya tempat untuk bersandar dan berkeluh kesah. "Sudah tiga hari ini saya memang tidur di mana saja sama Alwi. Biasanya saya mencari musala kalau sudah malam," katanya.

SIMAK:  Nadiem Makarim: Dari Go-Jek ke Startup On Demand

Semenjak foto Wiwin beredar di media sosial, banyak sahabatnya sesama pengemudi Go-jek iba dan mencarinya. Setiap hari bisa mencapai ratusan orang yang menelepon, tapi tidak diangkat. Rekannya sesama pengemudi Gojek melihat Wiwin di Puskesmas Beji saat membawa anaknya berobat lantaran demam.

Bocah kecil itu demam karena kedinginan saat ikut ibunya mencari nafkah. Selain itu, dari pemeriksaan dokter, ada kelenjar di bawah lidah Alwi yang harus dioperasi. 

Beruntung, ada teman sesama pengemudi Gojek yang single parent, Riamah Frederica, merasa iba dan mau berbagi tempat tinggal. "Sudah dua hari saya dibolehkan tinggal di rumah Riamah," ucapnya sendu. Wiwin sebenarnya enggan menumpang di rumah orang lain. Namun dia bingung harus tinggal di mana lagi. 

IMAM MAHDI

BACA JUGA:
Prabowo: Ajudan Fadli Zon Lebih Banyak daripada Saya 
Ahok: Selama Ini Ternyata Saya Dikadalin






SMAN 2 Depok Bantah Ada Diskriminasi ke Siswa Kristen, Kepsek Jelaskan Peristiwanya

1 jam lalu

SMAN 2 Depok Bantah Ada Diskriminasi ke Siswa Kristen, Kepsek Jelaskan Peristiwanya

Viral foto di media sosial dengan narasi belasan siswa Kristen SMAN 2 Depok sedang melakukan peribadatan di tangga dan selasar sekolah.


Tuding Diskriminasi Ekstrakurikuler Kerohanian Kristen di SMAN 2 Depok, Pembina: Udah Sering

3 jam lalu

Tuding Diskriminasi Ekstrakurikuler Kerohanian Kristen di SMAN 2 Depok, Pembina: Udah Sering

Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kota Depok dikabarkan melakukan tindakan diskriminatif terhadap ekstrakurikuler kerohanian Kristen atau rohkris.


Wali Kota Depok: Raperda Kota Religius Urus Masalah yang Tak Disentuh Kementerian Agama

1 hari lalu

Wali Kota Depok: Raperda Kota Religius Urus Masalah yang Tak Disentuh Kementerian Agama

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan Raperda Kota Religius tidak mengurus ibadah personal. Ditolak Pemprov Jabar dan Kemendagri.


Perda Kota Religius Depok Ditolak, Wali Kota: Kami Tidak Mengatur Jilbab dan Salat

3 hari lalu

Perda Kota Religius Depok Ditolak, Wali Kota: Kami Tidak Mengatur Jilbab dan Salat

Wali Kota Depok Mohammad Idris menyatakan tidak gentar untuk tetap melanjutkan pengesahan Perda Kota Religius.


Rancangan Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Wakil Wali Kota Ingin Tahu Alasannya

4 hari lalu

Rancangan Perda Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri, Wakil Wali Kota Ingin Tahu Alasannya

Kemendagri tidak mengabulkan Rancangan Perda Kota Religius Depok dan wakil wali kota ingin tahu alasannya.


Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

6 hari lalu

Wali Kota Depok Minta Warganya Kibarkan Bendera dan Dengarkan Pidato Nadiem Makarim Hari Ini

Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta warga dan juga para ASN untuk mengibarkan bendera setengah tiang kemarin. Mendengarkan pidato Nadiem Makarim.


Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

9 hari lalu

Pimpinan DPRD Depok yang Injak Sopir Truk tetap Terancam Sanksi Meski Sudah Damai

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri tetap terancam sanksi dari Partai Golkar setelah aksinya menginjak sopir truk viral


Korupsi Potong Upah Tenaga Honorer Damkar Depok Masuk Meja Hijau, Ada Sidang Besok

10 hari lalu

Korupsi Potong Upah Tenaga Honorer Damkar Depok Masuk Meja Hijau, Ada Sidang Besok

Kasus dugaan tindak pidana korupsi pada tubuh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok sudah berjalan di meja hijau.


Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

10 hari lalu

Diinjak Lehernya Saat Dihukum Push Up, Sopir Truk Akhirnya Berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Depok

Sopir truk Ahmad Misbah akhirnya berdamai dengan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri. Polisi menyatakan kasus ini telah selesai.


Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

13 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang Injak Sopir Truk Terancam Dipecat

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tajudin Tabri menginjak sopir truk dan menghukumnya untuk push up