Dua Tersangka Kasus UPS Diperiksa Bareskrim Hari Ini  

Reporter

Editor

Grace gandhi

Sejumlah penyidik Bareskrim Mabes Polri membawa dokumen dan seperangkat alat komputer usai menggeledah ruangan Komisi E DPRD DKI Jakarta, 27 April 2015. Penggeledahan tersebut terkait perkara dugaan korupsi UPS (Uninterruptable Power Supply). TEMPO/M IQBAL ICHSAN

TEMPO.COJakarta - Badan Reserse Kriminal memanggil dua tersangka kasus pengadaan uninterruptable power supply (UPS) dalam APBD DKI 2014, yakni Fahmi Zulfikar dan M. Firmansyah. 

Pengacara kedua tersangka tampak mendatangi Bareskrim. Namun mereka enggan bicara banyak perihal pemeriksaan hari ini.

Pengacara Fahmi Zulfikar, Ilal Ferhard dan Sunan Kalijaga, membenarkan ihwal pemeriksaan tersebut. Tanpa sepengetahuan media yang menunggu sejak pagi tadi, Fahmi sudah masuk lebih dulu. "Iya, Pak Fahmi sudah di atas (ruang penyidik), nanti saja ya," kata Ilal di Bareskrim, Selasa, 24 November 2015.

Pengacara M. Firmansyah, Abi Manyu Keshwara, juga membenarkan pemeriksaan yang dilakukan Bareskrim terhadap kliennya. Namun Abi Manyu menutupi informasi ihwal kehadiran Firmansyah hari ini. "Nanti ya, saya ke atas dulu, belum setor muka," ujar Abi Manyu.

Dua anggota DPRD DKI Jakarta, Fahmi Zulfikar dan M. Firmansyah, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan UPS. Penetapan tersangka dilakukan pada Rabu lalu, 11 November 2015. 

Fahmi Zulfikar merupakan anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Hanura. Sedangkan M. Firmansyah anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Demokrat. 

Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim telah memeriksa enam saksi untuk mengusut tersangka baru selain Alex Usman dan Zaenal Soleman dalam dugaan korupsi pengadaan UPS. Enam saksi yang diperiksa di antaranya berinisial S, MG, RS, FS, DR, E, dan L, anggota DPRD 2009-2014.

Kasus korupsi UPS ini terbongkar sejak ditemukannya penggelembungan harga UPS sebesar Rp 5,8 miliar per unit dalam APBD 2014. Menurut informasi, harga satu UPS dengan kapasitas 40 kilovolt ampere hanya sekitar Rp 100 juta.

Fahmi Zulfikar dijerat Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. Pasal itu mengatur perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri, korporasi, atau orang lain yang merugikan keuangan negara serta penyalahgunaan jabatan.

LARISSA HUDA






Bareskrim Didesak Segera Periksa Kapolda Metro Fadil Imran, Sesuai Aturan Kapolri Listyo Sigit

45 hari lalu

Bareskrim Didesak Segera Periksa Kapolda Metro Fadil Imran, Sesuai Aturan Kapolri Listyo Sigit

Pengamat Kepolisian, Bambang Rukminto menyampaikan Bareskrim Polri harus segera memeriksa Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran.


Rizieq Shihab Bebas Bersyarat, Disambut Anak dan Menantu, Serta Cium Kening Istri

20 Juli 2022

Rizieq Shihab Bebas Bersyarat, Disambut Anak dan Menantu, Serta Cium Kening Istri

Keluarga menyambut Muhammad Rizieq Shihab atau biasa dikenal Habib Rizieq di rumahnya di Petamburan. Rizieq Shihab bebas bersyarat hari ini.


Bareskrim Ungkap Sindikat Pemerasan Bermodus Video Call Sex

15 Februari 2019

Bareskrim Ungkap Sindikat Pemerasan Bermodus Video Call Sex

Saat video call sex berlangsung, tersangka pelaku pemerasan SF akan menampilkan video-video porno.


PKB Laporkan Yahya Waloni ke Bareskrim Terkait Ujaran Kebencian

21 September 2018

PKB Laporkan Yahya Waloni ke Bareskrim Terkait Ujaran Kebencian

Sekjen PKB Abdul Kadir Karding melaporkan Ustad Yahya Waloni ke Bareskrim atas tuduhan ujaran kebencian.


Dipolisikan Karena Dianggap Menghina TGB, Siapa Yahya Waloni?

18 September 2018

Dipolisikan Karena Dianggap Menghina TGB, Siapa Yahya Waloni?

Yahya Waloni memelesetkan sebutan TGB.


Dirut BPJS Laporkan Pengunggah Berita Hoax ke Bareskrim Polri

18 September 2018

Dirut BPJS Laporkan Pengunggah Berita Hoax ke Bareskrim Polri

Fachmi menilai kabar bohong atau hoax mencemarkan nama baik BPJS. "Imbasnya akan merugikan sejumlah pihak."


Polisi Limpahkan Berkas Richard Muljadi ke Kejaksaan

3 September 2018

Polisi Limpahkan Berkas Richard Muljadi ke Kejaksaan

Sebelumnya ada peringatan dari Bareskrim agar Polda Metro Jaya tak main-main dalam penyidikan kasus narkoba Richard Muljadi.


Kabareskrim Ari Dono Jadi Wakapolri

17 Agustus 2018

Kabareskrim Ari Dono Jadi Wakapolri

Polisi akhirnya menunjuk pengganti Syafruddin di posisi wakapolri.


Direktur Tipikor Bareskrim Polri Erwanto Kurniadi Dilantik

3 Juli 2018

Direktur Tipikor Bareskrim Polri Erwanto Kurniadi Dilantik

Ari berharap Erwanto bisa meningkatkan kinerja yang dilakukan Wiyagus selama lima tahun ditempatkan di Direktorat Tipikor Mabes Polri.


Gerindra Klaim Punya Bukti Cukup Laporkan Nuruzzaman ke Bareskrim

18 Juni 2018

Gerindra Klaim Punya Bukti Cukup Laporkan Nuruzzaman ke Bareskrim

Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Habiburokhman berencana melaporkan Nuruzzaman ke Bareskrim Polri karena mengabaikan somasi Gerindra.