Kasus Dugaan Aniaya Pembantu, Polisi Periksa Istri Ivan Haz  

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Fanny Safriansyah alias Ivan Haz ditemani Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Hasrul Aswar, menggelar Konferensi Pers di ruang Pers Fraksi PPP, Komplek Parlemen Senayan, 9 Oktober 2015. TEMPO/Destrianita Kusumastuti

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya enggan disebut lamban dalam menangani kasus kekerasan terhadap pembantu rumah tangga yang diduga dilakukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Fanny Safriansyah. "Hari ini kami telah memeriksa istri Ivan Haz, Anna Susilowati, lagi," kata Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal kepada Tempo, Selasa, 24 November 2015.

Iqbal mengatakan Anna diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum Satuan Remaja, Anak, dan Wanita (Diterskrimum Renakta) Polda Metro Jaya. Dia diperiksa selama lebih dari satu jam.

Pemeriksaan dilakukan untuk melakukan pendalaman terkait dengan kasus kekerasan yang dialami pekerja rumah tangga (PRT) berinisial T, 20 tahun. Diduga Anna juga terlibat melakukan kekerasan secara fisik dan psikologis terhadap tiga pembantunya, termasuk T.

Sayangnya Iqbal tidak merinci lebih mendalam ihwal pemeriksaan Anna. Dia juga tidak mengungkapkan apakah status istri Ivan Haz itu akan dinaikkan menjadi tersangka. "Ini kami masih melakukan pemeriksaan," ujarnya.

Baca: Kasus Aniaya Pembantu, Ini Alasan Ivan Haz Tak Beri Gaji

Sementara itu, pemeriksaan ini juga sebagai bukti penyelesaian kasus kekerasan T tidak lamban, apalagi mandek. Meski begitu, Iqbal mengaku mengapresiasi berbagai pihak yang berupaya untuk mendorong kasus ini segera dituntaskan.

Dia juga menanggapi rencana dilaporkannya Polda Metro Jaya ke Komisi Kepolisian Nasional. "Kami senang ada banyak orang yang perhatian sama Polda Metro Jaya, mendukung kami untuk lebih cepat mengusut kasus," katanya.

Menurutnya, alasan Polda Metro Jaya tak kunjung melakukan pemeriksaan terhadap anak mantan Wakil Presiden Hamzah Haz itu karena masalah administrasi. Secara prosedur, untuk memanggil anggota DPR, kata Iqbal, harus atas seizin presiden. "Kami harus dapat izin presiden dulu," ujarnya.

AVIT HIDAYAT






Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

4 hari lalu

Polres Karawang Usut Dugaan Penganiayaan terhadap Dua Wartawan oleh Pejabat Pemkab

Aldi memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami dua wartawan oleh pejabat Kabupaten Karawang


Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

9 hari lalu

Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Koja, Tersangka Sudah Bawa Celurit dari Cinere

Tersangka penganiayaan, yang masih berusia 17 tahun, berdalih sedang mencari pekerjaan ke Jakarta namun kehabisan uang sehingga tak bisa bayar taksi.


Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

10 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Mookevart, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan

Kapolsek Cengkareng menduga pria tersebut sudah meninggal sejak sehari yang lalu karena kondisi mayat pria itu sudah mengalami pembengkakan.


Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

10 hari lalu

Remaja 17 Tahun Aniaya Sopir Taksi Online Karena Tak Punya Uang untuk Bayar Ongkos Taksi

Remaja tersebut tidak mengambil uang atau barang dari sopir taksi online yang ia lukai. Mengaku ingin mencari kerja tapi kehabisan uang.


Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

10 hari lalu

Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan di Pondok Modern Darussalam Gontor yang mengakibatkan salah satu santri tewas


Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

10 hari lalu

Tawuran Maut Pelajar di Depok Sebabkan Satu Tewas, Polisi: Ngakunya Korban Begal

Tawuran maut antar kelompok pelajar di Kota Depok kembali terjadi, akibatnya seorang pelajar berinisial AZS (20) meninggal dunia terkena sabetan celurit.


Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang, Lalu Menyerahkan Diri ke Polsek Ciledug

11 hari lalu

Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang, Lalu Menyerahkan Diri ke Polsek Ciledug

Seorang suami aniaya istrinya hingga tewas di rumahnya, setelah itu ia menyerahkan diri ke Polsek Ciledug Tangerang.


Wali Santri Gontor Korban Penganiayaan Ingin Peluk Para Pelaku

12 hari lalu

Wali Santri Gontor Korban Penganiayaan Ingin Peluk Para Pelaku

Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus kematian santri Gontor.


Politikus PKS Khawatir Ada Politisasi di Kasus Kekerasan Pesantren Gontor

12 hari lalu

Politikus PKS Khawatir Ada Politisasi di Kasus Kekerasan Pesantren Gontor

Kekerasan di lingkungan pesantren tidak dapat dibenarkan. Gontor perlu mendapat teguran agar berbenah sehingga hal serupa tidak terjadi lagi.


Polres Ponorogo Tetapkan Dua Tersangka Penganiayaan Santri Gontor

12 hari lalu

Polres Ponorogo Tetapkan Dua Tersangka Penganiayaan Santri Gontor

Polisi menyebut ada tiga korban dalam penganiayaan santri Pesantren Gontor tersebut. Dua diantaranya luka-luka.