Pelaku Mogok Makan Kasus Sutet Terkapar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Yadi, seorang mahasiswa yang melakukan aksi mogok makan solidaritas korban Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) di Universitas Nasional (Unas) Jakarta, dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Pejaten Jakarta Selatan kemarin."Dia mengalami kejang-kejang, kram perut, tak sadarkan diri,” jelas Mora, juru bicara Frot Nasional, melalui pesan pendeknya ke Tempo hari ini.Yadi adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unas angkatan 2001. Bersama dua orang rekannya, David dan Andre, dia melakukan aksi mogok makan untuk solidaritas itu sejak 30 Januari 2006.Saat dihubungi kembali, mengutip keterangan dokter, Mora menjelaskan bahwa asam lambung Yadi terlalu tinggi. Yadi dibawa ke rumah sakit pukul 19.30. Sekarang dia dirawat di Ruang Amatis I lantai 3.Sebelumnya, lanjut Mora, dua orang rekan Yadi yang melakukan aksi mogok makan juga sudah dibawa ke rumah sakit. Andre pada hari Jumat dua pekan lalu, dan David tiga hari sesudahnya. Sekarang keduanya menjalani perawatan di rumah. "Baru teman-teman mahasiswa saja yang menjenguk," kata Mora.Harun Mahbub

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.