Maju di Pilkada, Adhyaksa Menolak Mundur dari Ketua Pramuka

Reporter

Presiden Joko Widodo (kanan) memberikan bendera merah putih kepada Ketua Kwanas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault dalam acara pelepasan keberangkatan 462 kontingen Pramuka Indonesia yang akan berangkat ke Jambore Dunia ke-23 ke Jepang di Istana Merdeka, Jakarta, 24 Juli 2015. Kontingen Pramuka Indonesia akan bergabung bersama kurang lebih 40 ribu peserta lainnya dari 105 negara dunia. Tempo/ Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Adhyaksa Dault menolak mundur atau non aktif sebagai ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka periode 2013-2018 terkait langkah politiknya sebagai calon Gubernur Jakarta pada Pilkada 2017.

"Saya tidak perlu mundur atau non aktif dong," kata Adhyaksa dalam konferensi pers di kediamannya di Kalibata, Jakarta Selatan pada  Senin, 7 Maret 2016.

Dia menjelaskan bahwa Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur adalah Syaifullah Yusuf yang kini menjadi Wakil Gubernur. Lalu Ketua Kwarda Jawa Barat adalah Dede Yusuf, politisi/anggota DPR dari PAN. "Kan itu tidak masalah, yang penting tidak membawa pramukanya dalam ranah politik," kata mantan Menpora ini.

Pada 20 September 2015, Adhyaksa Dault telah mendeklarasikan dirinya sebagai calon Gubernur Jakarta. Sejak itu, dia melakukan kampanye ke berbagai wilayah, termasuk wawancara dengan media.

Pada Jumat pekan lalu,  dia diwawancara secara live dengan TV One menggunakan seragam pramuka. Langkah politik Adhyaksa yang pernah menjadi Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada 1999-2002, itu menuai protes dari internal Gerakan Pramuka.

"Seharusnya dia mundur dari jabatan sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka," kata  Wakil Ketua Kwartir Daerah Pramuka Bengkulu, Riyadi Santoso, Senin, 7 Maret 2016. Tuntutan mundur itu juga disuarakan IGA Diah Yuniti, mantan pengurus Kwarda Pramuka Bali dan beberapa aktivis pramuka lainnya.

Riyadi menjelaskan tidak ada manfaatnya bagi Gerakan Pramuka dengan majunya Adhyaksa Dault sebagai calon Gubernur Jakarta. Malahan, katanya, merugikan bagi citra Gerakan Pramuka yang merupakan organisasi pendidikan yang bertujuan membentuk karakter generasi muda Indonesia.  

Dia menilai semenjak terpilih sebagai Ketua Kwarnas Pramuka, Desember 2013, Adhyaksa menjadikan Gerakan Pramuka sebagai batu pijakan untuk ambisi politiknya. Mulai dari Pemilihan Presiden 2014 hingga Pilkada DKI Jakarta 2017.  "Ini kesalahan fatal dari peserta Musyarawah Nasional Pramuka di Kupang yang memilihnya," kata Riyadi, mantan Ketua Dewan Kerja Penegak dan Pandega Kwarda Bengkulu.

Yuniti menjelaskan terpilihnya Adhyaksa Dault menjadi pelajaran berharga bagi pimpinan kwartir daerah dan kwartir cabang. Seharusnya, katanya, ketua kwartir dijabat oleh kader pramuka yang memang terdidik dalam organisasi kepramukaan, bukan organisasi kepemudaan atau organisasi politik.

Salah seorang pengurus lainnya menjelaskan langkah politik yang dilakukan Adhyaksa Dault dua tahun belakangan ini membahayakan Gerakan Pramuka. "Harus ada yang mengingatkan Presiden selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka agar membuat Dewan Kehormatan menangani ini. Harus ada gerakan menyelamatkan Gerakan Pramuka," katanya.

MAWARDAH NUR HANIFIYANI






Arti Lambang Pramuka Tunas Kelapa, Sejarah dan Maknanya

9 hari lalu

Arti Lambang Pramuka Tunas Kelapa, Sejarah dan Maknanya

Tunas kelapa yang dijadikan sebagai lambang Pramuka Indonesia memiliki sejarah dan makna yang terkandung di dalamnya.


IPB Buka Penerimaan Jalur Mahasiswa Baru 2023 Lewat Prestasi Pramuka

9 hari lalu

IPB Buka Penerimaan Jalur Mahasiswa Baru 2023 Lewat Prestasi Pramuka

IPB kembali menerima mahasiswa baru dari jalur prestasi pramuka.


15 Inspirasi Yel-Yel Pramuka Keren Bersama Kelompok Belajar

19 hari lalu

15 Inspirasi Yel-Yel Pramuka Keren Bersama Kelompok Belajar

Ide Yel-yel Pramuka yang bisa dibuat bersama kelompok untuk membangkitkan semangat


Dasa Darma Pramuka: Pengertian, Isi, dan Fungsinya

53 hari lalu

Dasa Darma Pramuka: Pengertian, Isi, dan Fungsinya

Berikut penjelasan tentang isi Dasa Darma Pramuka dan fungsinya bagi kehidupan sehari-hari


Mengenang Bu Kasur, Tokoh Pendidikan yang Berpulang 20 Tahun Lalu, Setiap Lagunya Tanpa Huruf R

22 Oktober 2022

Mengenang Bu Kasur, Tokoh Pendidikan yang Berpulang 20 Tahun Lalu, Setiap Lagunya Tanpa Huruf R

Tokoh pendidikan Bu Kasur pada 22 Oktober, 20 tahun lalu waf. Ia dan Pak kasur telah membuat lagu sekitar 150 anak-anak. Ini keunikan lagunya.


Kasus Penganiayaan di Pondok Gontor, Kapolres: Pelaku dan Korban Sempat Cekcok

7 September 2022

Kasus Penganiayaan di Pondok Gontor, Kapolres: Pelaku dan Korban Sempat Cekcok

Polres Ponorogo mulai membeber motif di balik kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor 1.


Sejarah Jambore Nasional di Indonesia: Ajang 5 Tahunan Gerakan Pramuka

22 Agustus 2022

Sejarah Jambore Nasional di Indonesia: Ajang 5 Tahunan Gerakan Pramuka

Ajang Jambore Nasional memiliki sejarah tersendiri yang bersangkutan erat dengan gerakan pramuka.


Siti Fauziah Terima Kunjungan Peserta Jambore Nasional

19 Agustus 2022

Siti Fauziah Terima Kunjungan Peserta Jambore Nasional

MPR adalah rumah besar rakyat Indonesia. Sebagai rumah besar, implementasi kebhinnekaan dan persatuan Indonesia sangat kental dan terasa sekali.


Jambore Nasional Pramuka XI, Pemprov DKI Jamin Seluruh Fasilitas Siap

15 Agustus 2022

Jambore Nasional Pramuka XI, Pemprov DKI Jamin Seluruh Fasilitas Siap

Jambore Nasional Pramuka XI resmi dibuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti 9.468 peserta dari 34 kwartir daerah (Kwarda)


Peringatan Hari Pramuka, Kisah Awal Pramuka dan Logo Nyiur Tumbuh Lurus

14 Agustus 2022

Peringatan Hari Pramuka, Kisah Awal Pramuka dan Logo Nyiur Tumbuh Lurus

Pramuka atau scouting diperkenalkan Lord Baden Powell pada 1907 sebagai cara membina remaja di Inggris yang terlibat dalam kekerasan dan kejahatan.