Pilkada DKI, Janji Wanita Emas: Pakai KTP, Bebas Uang Kuliah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kader Partai Demokrat, Hasnaeni Moein (kiri), mengunjungi Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Abraham 'Lulung' Lungganadi Kantor Dewan Pimpinan Pusat PPP, 19 Maret 2016. Hasnaeni yang juga dijuluki Wanita Emas ini mengunjungi Haji Lulung yang menjadi pesaing Ahok. TEMPO/Larissa Huda

    Kader Partai Demokrat, Hasnaeni Moein (kiri), mengunjungi Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Abraham 'Lulung' Lungganadi Kantor Dewan Pimpinan Pusat PPP, 19 Maret 2016. Hasnaeni yang juga dijuluki Wanita Emas ini mengunjungi Haji Lulung yang menjadi pesaing Ahok. TEMPO/Larissa Huda

    TEMPO.CO, Jakarta - Politisi Partai Demokrat, Hasnaeni Moein, berjanji akan menggratiskan biaya pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi jika kelak terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta. Berbeda dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, Hasnaeni tidak akan menggunakan Kartu Jakarta Pintar.

    "Nanti saya akan pakai KTP. Soalnya, kalau KJP, banyak yang tidak kebagian," kata Hasnaeni, yang juga dikenal dengan julukan wanita emas, saat acara car-free day di seberang gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu, 27 Maret 2016.

    BACA: Pilkada DKI 2017, Hasnaeni: Dukung Terus, Jangan Goyang

    Nantinya, wanita yang mengaku bakal maju menantang Ahok pada pilkada DKI 2017 itu menyatakan biaya pendidikan dibebaskan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Ia akan menganggarkan Rp 10 triliun untuk program itu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

    ADVERTISEMENT

    Untuk anak di bawah umur, Hasnaeni menjelaskan, beasiswa nantinya akan memakai Kartu Identitas Anak yang dicanangkan Kementerian Dalam Negeri. Hal tersebut agar penyaluran bantuan dapat lebih efektif dan menyeluruh.

    BACA: Hasnaeni Wanita Emas Ngaku Bisa 7 Kali Lebih Baik daripada Ahok

    Selain itu, untuk mengurangi penyalahgunaan Kartu Jakarta Pintar, Hasnaeni mengaku bakal mengembalikan mekanisme pemakaian KJP tersebut kepada pihak sekolah. "Nanti akan dikoordinasi sekolah," ujar Hasnaeni.

    Hasnaeni sebelumnya telah mengutarakan niatnya bertemu dengan warga dalam acara car-free day. Ia datang ke lokasi sekitar 08.15 WIB bersama beberapa relawan dengan menaiki delman untuk mengelilingi Balai Kota. Ia kemudian berjalan berkeliling di area tersebut.

    MAWARDAH NUR HANIFIYANI

    Siap Terjun dari Monas?
    Sebut Siap Terjun dari Puncak Monas, Ini Kata Habiburokhman

    Habiburokhman Gerindra: Ahok Panik karena KTP Tidak Cukup



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.