Warga Bekasi Antusias Naik Transjakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah bus Trans Jakarta baru dari China tiba di Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, Jakarta Timur, (29/11). Pemerintah DKI menambah armada TransJakarta untuk menunjang operasi busway di semua koridor dan akan menambah 400 armada pada 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sebuah bus Trans Jakarta baru dari China tiba di Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, Jakarta Timur, (29/11). Pemerintah DKI menambah armada TransJakarta untuk menunjang operasi busway di semua koridor dan akan menambah 400 armada pada 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Bekasi - Sejumlah warga Kota Bekasi, Jawa Barat, antusias naik bus Transjakarta di wilayah setempat, Senin, 25 April 2016. Sejak beroperasi sekitar pukul 05.00-09.00, tercatat sekitar 200 penumpang yang sudah menggunakan jasa angkutan massal tersebut.

    "Bagus, kalau bisa ditambah armadanya agar tak kelamaan menunggu," kata Rizal, 49 tahun, warga Bekasi Timur, Senin, 2016. Menurut dia, angkutan jenis itu sangat dibutuhkan di Kota Bekasi, mengingat mobilitas warga cukup tinggi menuju Jakarta. Selain angkutan yang dianggap nyaman, kata dia, tarif yang ditetapkan cukup terjangkau.

    Warga lain, Nina, 26 tahun, mengatakan kelebihan bus Transjakarta adalah tarifnya yang cukup murah. Dengan uang Rp 3.500, penumpang sudah bisa menuju daerah tujuan di Jakarta. "Meskipun harus transit tidak masalah. Sebab, di Jakarta, ketersediaan bus cukup banyak," ujar penumpang tujuan Grogol, Jakarta Barat, ini. Berbeda dengan naik bus lain yang tarifnya bisa mencapai Rp 10-13 ribu sekali naik.

    Petugas pengelola Transjakarta, Avvi Sihombing, mengatakan pihaknya baru membersihkan dua shelter yang ada di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur. Selain itu, pihaknya masih menaikkan penumpang di luar shelter untuk sosialisasi. "Setelah sosialisasi dianggap cukup, nanti penumpang harus naik di shelter," tutur Avvi di shelter Bulak Kapal.

    Sejak dibuka mulai pukul 05.00, menurut dia, sudah lebih dari seratus penumpang naik dari shelter tersebut dengan jurusan Grogol. Ia mengatakan jumlah armada sebanyak lima unit dianggap penumpang masih terlalu sedikit. "Karena masih sebatas uji coba, Rabu, Jumat, akan ditambah," ucap Avvi.

    Petugas Transjakarta di shelter Jalan Tol Bekasi Barat, Muhhamad Yusuf, mengatakan, sejak penjualan tiket dibuka pada pukul 05.00-09.00, lebih dari seratus penumpang menggunakan bus Transjakarta menuju Bundaran HI dan Tanjung Priok. "Masih banyak warga yang ingin naik bus langsung ke tujuan. Sebetulnya, naik dari sini dengan tujuan mana saja di Jakarta bisa, tapi harus transit," katanya.

    Seperti diketahui, hari ini bus Transjakarta mulai uji coba tiga rute. Di antaranya Bekasi-Grogol (start di shelter Jalan Tol Bekasi Barat), Bekasi-Bundaran HI (start di shelter Jalan Tol Bekasi Barat), dan Bekasi-Tanjung Priok (start di Terminal Bekasi).

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?