Didekati Gerindra, Hanura Bilang Tetap Dukung Ahok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok menyampaikan pidatonya saat Deklarasi dukungan Partai Hanura di Jakarta, 26 Maret 2016. ANTARA FOTO

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok menyampaikan pidatonya saat Deklarasi dukungan Partai Hanura di Jakarta, 26 Maret 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat Mohammad “Ongen” Sangaji mengatakan partainya tidak akan berpindah haluan untuk berkoalisi dengan partai mana pun guna mendukung calon gubernur lain. Ongen tampak hadir dalam rapat kerja daerah yang digelar Dewan Perwakilan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya, Ahad, 8 Juni 2016.

    "Enggak pengaruh, yang penting silaturahmi. Silaturahmi ketua partai kan harus terjaga. Dalam pilkada, yang penting Jakarta harus aman. Boleh beda pilihan, tapi Jakarta harus aman," ucap Ongen di Gedung Joang, Ahad, 8 Mei 2016.

    Menurut Ongen, partai mana pun yang mendukung seorang calon pasti yakin akan menang, termasuk Hanura yang yakin mendukung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama bersama dengan Partai NasDem.

    "Kami mendukung orang kan mau menang. Pak Taufik (Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik) kan merasa pasti menang dengan koalisinya. Saya juga yakin menang (dengan pilihan partai)," ujarnya.

    Meski Gerindra terang-terangan mengatakan suatu waktu Hanura akan berubah haluan, Ongen menampiknya. Kedatangannya tersebut tak lebih dari silaturahmi. "Mana ada haluan berubah-ubah. Memangnya kura-kura ninja," tutur.

    Dalam rakerda tersebut, Gerindra sudah mengusung tiga nama untuk maju dalam bursa calon Gubernur DKI 2016, yakni Sjafrie Sjamsoeddin, Sandiaga Uno, dan Yusril Ihza Mahendra. Pada kesempatan tadi, Gerindra juga memberikan sinyal kepada Hanura dan NasDem. Gerindra berharap dua partai itu ikut bergabung dalam koalisinya.

    "Yang belum kami komunikasikan adalah dengan Hanura dan NasDem. Insya Allah pada titik tertentu, Hanura berubah juga. Saya yakin itu," tutur Taufik.

    LARISSA HUDA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.