Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mau 'Membuktikan', Guru SMK Ini Perkosa Siswi di Ruang OSIS  

image-gnews
Seorang guru olahraga di sebuah SMK di Kota Serang dibekuk Satuan Reserse dan Kriminal Polres Serang karena diduga memperkosa siswinya di ruang OSIS. TEMPO/Darma Wijaya
Seorang guru olahraga di sebuah SMK di Kota Serang dibekuk Satuan Reserse dan Kriminal Polres Serang karena diduga memperkosa siswinya di ruang OSIS. TEMPO/Darma Wijaya
Iklan

TEMPO.CO, Serang - Seorang guru olahraga berstatus honorer di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Kota Serang, Banten, Rabu, 25 Mei 2016 ditangkap petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Serang terkait dugaan pemerkosaan terhadap muridnya sendiri berinisial MD, 16 tahun, siswi kelas 11 SMK di tempat sekolah pelaku mengajar.

Menurut keterangan polisi, pada saat gelar perkara di Mapolres Serang, tersangka ND nekat memperkosa muridnya sendiri lantaran suka dengan korban. "Menurut pengakuan tersangka, (pemerkosaan ini) berawal dari rasa suka pelaku terhadap korban," kata Kasat Reskrim Polres Serang AKP Arizal Samelino. Selain rasa suka, kata AKP Arizal, juga rasa penasaran pelaku terhadap korban. "Korban pernah mengatakan kepada pelaku bahwa yang bersangkutan sudah tidak perawan. Dari kalimat itu, si pelaku terpacu untuk membuktikan," kata Arizal.

Baca juga:
Heboh Kontribusi Reklamasi: Tiga Skenario Nasib Ahok
Ayu Ting Ting ke Nagita-Raffi: Sok Romantis, Ntar juga Bubar

Pelaku berinisial ND, pria beranak dua dan beristri ini, memperkosa korban di ruangan OSIS. Menurut pengakuan tersangka kepada polisi, korban dipaksa ND untuk masuk ke ruang OSIS dengan ancaman saat kegiatan ekstrakurikuler berlangsung. Setelah masuk ke dalam ruangan OSIS, tersangka kemudian mengunci pintu ruangan OSIS dan memperkosa korban hingga korban mengalami pendarahan pada organ intimnya.

Saat melakukan aksi tak bermoral tersebut, tersangka mengancam korban akan mengeluarkan korban dari sekolah jika tidak menuruti nafsu bejatnya itu. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa celana milik korban.

Akibat perbuatan guru yang nekat memeperkosa muridnya sendiri, polisi menjerat ND dengan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. Tersangka ND yang berstatus guru honorer diketahui juga telah dikeluarkan oleh pihak sekolah di tempat pelaku mengajar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

DARMA WIJAYA (SERANG)/NF

Baca juga:

Alasan Artis KDI Nekad Curi Mobil Rental Milik Anggota TNI
Heboh Polwan Cantik Dianiaya Polisi di Hotel, Ada Perkosaan?

Video terkait: 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kuasa Hukum Sebut Korban Pelecahan Hasyim Asy'ari Alami Goncangan Psikologis

8 hari lalu

Sidang pembacaan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari di kantor DKPP, Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Kuasa Hukum Sebut Korban Pelecahan Hasyim Asy'ari Alami Goncangan Psikologis

Kuasa hukum CAT menyebut kliennya mengalami goncangan psikis akibat pelecehan seksual yang dilakukan Hasyim Asy'ari.


7 Saran Cegah Kekerasan Seksual pada Anak dari IDAI

21 hari lalu

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
7 Saran Cegah Kekerasan Seksual pada Anak dari IDAI

IDAI membagikan tujuh saran bagi orang tua demi mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak di lingkungan sekitar.


Jumlah Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online Naik

37 hari lalu

Ilustrasi merekam orang mandi lewat ponsel. Sumber: asiaone.com/The Strait Times.
Jumlah Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online Naik

Porsi interaksi online dan offline yang sama besarnya oleh masyarakat saat ini, membuat kasus Kekerasan berbasis gender online mengalami tren kenaikan


Kronologi Ibu Cabuli Anak Kandungnya di Tangsel sampai Akhirnya Jadi Tersangka

37 hari lalu

Polisi mendatangi kediaman R, seorang ibu yang mencabuli anak kandungnya sendiri, di Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan. Foto: TEMPO/Muhammad Iqbal
Kronologi Ibu Cabuli Anak Kandungnya di Tangsel sampai Akhirnya Jadi Tersangka

Sebuah video viral memperlihatkan seorang ibu cabuli anak kandungnya sendiri di Tangsel, polisi mengungkap ada ancaman dari sebuah akun Facebook.


Viral Ibu Melakukan Pelecehan Anaknya Sendiri, Keluarga Pelaku Sempat Ancam Suami

39 hari lalu

Ilustrasi kekerasan pada anak. Pexels/Mikhail Nilov
Viral Ibu Melakukan Pelecehan Anaknya Sendiri, Keluarga Pelaku Sempat Ancam Suami

Pihak keluarga suami R sebelumnya enggan melaporkan kasus pelecehan anak berbaju biru yang dilakukan ibunya sendiri itu.


Top 3 Hukum: Viral Pelecehan Anak Berbaju Biru, MA Minta KY Tak Ganggu Kebebasan Hakim

39 hari lalu

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak laki-laki. Shutterstock
Top 3 Hukum: Viral Pelecehan Anak Berbaju Biru, MA Minta KY Tak Ganggu Kebebasan Hakim

viral video seorang perempuan melakukan pelecehan seksual terhadap balita yang merupakan anak kandungnya sendiri.


Polisi Usut Kasus Video Viral Pelecehan Anak Baju Biru

40 hari lalu

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak laki-laki. Shutterstock
Polisi Usut Kasus Video Viral Pelecehan Anak Baju Biru

Kepolisian tengah mengusut kasus pelecehan anak berpakaian biru yang viral beredar di media sosial.


Walkot Pematangsiantar Temui Anak Korban Pencabulan

52 hari lalu

Walkot Pematangsiantar Temui Anak Korban Pencabulan

Wali Kota Pematangsiantar, Susanti Dewayani, temui bocah korban pencabulan untuk memberikan semangat dan motivasi, di RSUD dr Djasamen Saragih, Selasa, 21 Mei 2024.


Nimas Sabella 10 Tahun Diteror Teman SMP yang Terobsesi, Komnas Perempuan: Termasuk KGBO

55 hari lalu

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
Nimas Sabella 10 Tahun Diteror Teman SMP yang Terobsesi, Komnas Perempuan: Termasuk KGBO

Nimas Sabella, wanita asal Surabaya, selama 10 tahun diteror pria yang terobsesi dengannya. Kisahnya viral di media sosial


Kisah Nimas 10 Tahun Diganggu dan Dikirimi Foto Cabul Pria yang Terobsesi Dengannya

55 hari lalu

Ilustrasi merekam orang mandi lewat ponsel. Sumber: asiaone.com/The Strait Times.
Kisah Nimas 10 Tahun Diganggu dan Dikirimi Foto Cabul Pria yang Terobsesi Dengannya

Kisah Nimas Sabella sepuluh tahun diganggu pria viral di media sosial. Polda Jawa Timur pun bergerak