Mahasiswa UI Bunuh Diri: Bukan Soal Nilai, Ini yang Terjadi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kamar mahasiswa UI berinisial VB yang meninggal karena bunuh diri di Kukusan, Beji, Depok, 31 Mei 2016. Foto: Polres Depok

    Kamar mahasiswa UI berinisial VB yang meninggal karena bunuh diri di Kukusan, Beji, Depok, 31 Mei 2016. Foto: Polres Depok



    Bukan Soal Nilai
    Kepala Pusat Kegiatan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Pribadi Setianto membantah nilai perkuliahan Vinsensius Billy jeblok. Bahkan, hingga semester VII, mahasiswa S-1 angkatan 2012 itu mempunyai IPK di atas 3.

     "Kami sangat syok bila dibilang bunuh diri. Kami mau menunggu sampai ada kesimpulan tertulis yang menyatakan Billy bunuh diri dari polisi," ucap Pribadi, Rabu, 1 Juni 2016.

    Ia mengatakan, bila polisi menyatakan salah satu indikasi Billy bunuh diri karena beban akademik, pihak kampus akan membantahnya dengan menunjukkan data akademik Billy. "Kami sayangkan kondisi sangat terbatas saat di tempat kejadian. Kesimpulan yang dihasilkan polisi seharusnya detail. Kami akan konfrontir bila kemarin bertemu langsung dengan polisi."

    Baca juga:
    Batal Konser di KPK, Kenapa Ahmad Dhani Marah ke Jokowi?

    Foto Syahrini Dipuji Paris Hilton: Begini Hubungan Mereka

    Menurut Pribadi, siapa yang bisa terima kesimpulan polisi yang menyatakan Billy bunuh diri. Ia pun syok mendengar mahasiswanya dinyatakan tewas bunuh diri. Apalagi tak terdengar kabar bahwa mahasiswa Jurusan Akuntansi itu mempunyai masalah selama menjalani perkuliahan.

    FEB UI pun mempunyai layanan bimbingan konseling. Namun tak pernah sekali pun Billy ikut layanan konseling kampus. "Pihak bimbingan konseling tidak pernah mendapatkan keluhan dari Billy," ujarnya.

    IMAM HAMDI

    Baca juga:
    Bunuh Diri Mahasiswa UI: 3 Alasan Kenapa Rahasia Ini Perlu Diungkap
    Mahasiswa UI Bunuh Diri: Teman Kos Mulai Takut Karena...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.