Sabtu, 24 Februari 2018

PNS Telat Masuk Kerja Saat Ramadan, Ahok: Tidak Ada Toleransi

Oleh :

Tempo.co

Senin, 6 Juni 2016 11:28 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PNS Telat Masuk Kerja Saat Ramadan, Ahok: Tidak Ada Toleransi

    PNS di Balai Kota bersalaman dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama saat halal bihalal dengan pegawai negeri di lingkungan Pemprov DKI Jakarta di Gedung Balai Kota, Jakarta, 22 Juli 2015. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.COJakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan akan memberikan sanksi pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD) bagi pegawai negeri sipil yang telat masuk kerja saat Ramadan. "Tidak ada toleransi bagi mereka yang telat," katanya di gedung Balai Kota, Jakarta, Senin, 6 Juni 2016.

    Ahok mengimbau para PNS berangkat sehabis santap sahur agar tidak telat masuk kerja. Menurut dia, kalaupun sisa waktu sahur dipakai untuk tidur kembali, itu tidak efektif. Berangkat lebih pagi juga bertujuan terhindar dari kemacetan.

    "Kami sudah beri keleluasaan, lebih baik masuk kerja pukul 07.00 WIB tapi pulangnya jam 14.00 WIB," katanya. Berangkat lebih pagi, kata dia, juga bertujuan menghindari kemacetan.

    Ahok menuturkan sejauh ini, untuk hari pertama Ramadan, tidak ada pegawainya yang telat datang ke tempat kerja. "Kayaknya sih enggak ada yang telat," ucapnya.

    Sebelumnya, Ahok menerapkan peraturan pegawai negeri sipil untuk bisa pulang dua jam lebih awal saat Ramadan. Sementara di hari biasa jadwal kerja PNS pada pukul 07.30-16.00 WIB, selama Ramadan diubah menjadi pukul 07.00-14.00 WIB.

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.