Ribut Ahmad Dhani & Kapolda Metro, Begini Keduanya Bertemu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musisi Ahmad Dhani dan Kapolda Inspektur Jenderal Moechgiyarto menemui media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 6 Juni 2016. TEMPO/Inge Klara

    Musisi Ahmad Dhani dan Kapolda Inspektur Jenderal Moechgiyarto menemui media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 6 Juni 2016. TEMPO/Inge Klara

    TEMPO.COJakarta - Setelah menunggu lama, musikus Ahmad Dhani Prasetyo akhirnya bertemu dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 6 Juni 2016.

    Dari pertemuan singkat itu, keduanya pun menunjukkan perdamaian terkait dengan kabar Moechgiyarto yang akan mempidanakan Ahmad Dhani jika memaksa gelar aksi "Panggung Rakyat Tangkap Ahok" pada Kamis, 2 Juni lalu.

    Moechgiyarto dan Ahmad Dhani bersalaman dan berpelukan di depan media. Keduanya saling mengklarifikasi bahwa Kapolda tidak pernah mengatakan akan mempidanakan Ahmad Dhani. Menurut mereka, media salah mengartikan ucapan Kapolda.

    Baca juga: Teman Ahok Siap Galau? Ini 3 Pendorong Ahok Lari ke Partai

    Dalam keterangannya, Moechgiyarto menyebutkan yang dimaksud bisa terkena pidana adalah si penanggung jawab unjuk rasa, bukan Ahmad Dhani. Sebab, Ahmad Dhani tak tercatat sebagai penanggung jawab demo dalam pemberitahuannya.

    Ahmad Dhani gagal menggelar aksi unjuk rasa “Panggung Rakyat Tangkap Ahok” di depan Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis lalu. Pembatalan tersebut rupanya membuat Dhani kesal kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto.

    Ahmad Dhani pun mengungkapkan kemarahannya di  Twitter. Dia menyampaikan akan mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Senin siang, 6 Juni, untuk mencari Kapolda. Dhani menantang Kapolda menangkapnya langsung tanpa terlebih dulu bicara di depan media.

    "Kapolda Metro Jaya...kalo mau mempidanakan saya ga usah ngoceh2...langsung tangkap saja...saya tunggu di mana saja...kapan saja," cuit Ahmad Dhani.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga: Pilkada DKI: 3 Pemicu Ahok Akan Menyerah ke Partai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.