Pilkada DKI, Sandi Uno: Saya Mencium Aroma Kemenangan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno blusukan ke kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat untuk berbuka puasa bersama warga setempat, 7 Juni 2016. TEMPO/Avit Hidayat

    Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno blusukan ke kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat untuk berbuka puasa bersama warga setempat, 7 Juni 2016. TEMPO/Avit Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sandiaga Salahudin Uno terus bersafari untuk memaparkan visi dan misinya sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Sandi Uno bahkan yakin elektabilitasnya terus meningkat. Saat memaparkan visi dan misinya di depan kader Partai Amanat Nasional, Sandi mengatakan optimistis memenangi pertarungan di pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017.

    "Saya mencium aroma kemenangan," kata dia mengulang tiga kali kalimat itu di Jalan Senopati Raya, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juni 2016. Sandi memaparkan, elektabilitasnya pada Januari 2016 berdasarkan survei Indikator masih nol persen. Pada Juni 2016, survei SPIN menunjukkan elektabilitasnya 15,2 persen. "Kalau kita bekerja sama dan bersatu kita bisa membawa pemimpin yang baru untuk DKI."

    Sandi mengusung visi: mewujudkan Jakarta yang berkeadilan sebagai tempat kehidupan yang berkeadilan inklusif dan manusiawi. Dia menilai Pemerintah Kota DKI Jakarta masih menyisakan persoalan penyediaan lapangan kerja dan pengendalian harga bahan-bahan pokok. "Itu persoalan warga menengah ke bawah," kata wirausahawan ini.

    "Kami harapkan ada kesamaan visi-misi dengan partai," kata politikus Partai Gerindra ini. Dia mengatakan sudah tujuh kali sosialisasi dengan partai lain.

    Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PAN DKI Jakarta Eko Patrio mengatakan sangat disayangkan jika Sandiaga tidak diusung partai sendiri. "PAN siap memfasilitasi jika itu terjadi," kata dia. Sandi berseloroh telah melakukan uji kelayakan pada beberapa warna. Dia mengatakan warna kulitnya paling cocok dengan warna biru. "Jangan-jangan ini pertanda," katanya.

    AKMAL IHSAN | JH

    BACA JUGA
    Kasus Teman Ahok, Bos KPK: Surat Penyelidikan Diteken Besok
    BPK Minta Kerugian Sumber Waras, Ahok: DKI Bisa Digugat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.