Ahok Bandingkan Risma dengan Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama/Ahok saat menjawab pertanyaan wartawan di balai kota DKI Jakarta. TEMPO/RIdian Eka Satura

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama/Ahok saat menjawab pertanyaan wartawan di balai kota DKI Jakarta. TEMPO/RIdian Eka Satura

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menanggapi positif semakin gencarnya dukungan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agar perempuan itu maju dalam pemilihan kepada daerah Jakarta 2017. Menurut dia, Jakarta memang menjadi titik semua kepala daerah yang dianggap berhasil.

    "Apalagi Bu Risma pernah ngomong, coba nanti dicek, ya. Kan, Surabaya lebih besar daripada Solo. Wali Kota Solo bisa jadi presiden, masak Wali Kota Surabaya enggak bisa," kata Ahok mengutip perkataan Risma di Balai Kota DKI, Senin, 1 Agustus 2016.

    Wali Kota Solo yang dimaksud di atas adalah Joko Widodo, yang kini menjadi presiden. Jokowi terpilih memimpin Solo pada 2005 dan 2010. Namun kepemimpinannya pada periode kedua tidak selesai diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada 2012 berpasangan dengan Ahok. Jabatannya sebagai Gubernur DKI hanya bertahan dua tahun. Pada Pemilu 2014, dia terpilih sebagai presiden.

    BacaSurvei: Ahok, Ridwan Kamil, Risma, Kandidat Kuat DKI 1

    Menurut Ahok, banyaknya pilihan akan membuat warga Jakarta bisa lebih membandingkan kemampuan para calon. "Kamu kerja apa saja selama itu di daerah kamu? Berapa lama? Misal kamu bicara tentang membangun taman. Terus kamu bandingin nanti kan, taman di daerah yang kamu bangun seperti apa, yang dibangun dari kami seperti apa," ucapnya.

    Selain itu, Ahok menilai warga Jakarta akan semakin diuntungkan melalui masifnya pergerakan di sosial media. Sebab, semua orang akan saling mem-posting segala sesuatu yang berkaitan dengan sosok para calon di daerah sebelumnya, dan itu bisa menjadi pertimbangan bagi warga Jakarta.

    Simak pula: Satu Lagi Kelompok Pendukung Risma Akan Dideklarasikan

    "Orang Jakarta langsung dikorek nih koreng-korengnya semua, jadi orang enggak boleh mengeluh. Ini menarik. Jadi, kalau kamu dari daerah lain, datang, lawan politik kamu juga akan membongkar borok kamu. Pasti dong, dia akan bongkar borok kamu, mengatakan kamu gini. Jadi ini menarik," ujar Ahok.

    Sebelumnya, sekelompok warga Jakarta menyerukan dukungannya kepada Risma agar perempuan itu maju dalam pilkada DKI Jakarta 2017, di antaranya Barisan Risma (Baris), Tanah Merah untuk Risma (Tameris), Aliansi Masyarakat untuk Risma (Amaris), Jakarta Love Risma (Jaklovers), dan Pasukan Risma (Paris).

    FRISKI RIANA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.