Minggu, 18 November 2018

Penumpang KRL Melonjak 105 Persen dalam 3 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Paramayuda

    ANTARA/Paramayuda

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek melonjak 105 persen dibanding tiga tahun lalu.

    Berdasarkan data operator PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), volume penumpang harian pada 2013 mencapai 431.886 orang. Tapi tahun ini bertambah menjadi 885.642 penumpang atau naik 105 persen. Lonjakan jumlah pengguna jasa KCJ itu dipicu meningkatkan jumlah perjalanan KRL per hari. Tahun ini ada 897 perjalanan KRL, sedangkan pada 2013 sebanyak 507 perjalanan atau naik 77 persen.

    "Kami mengantisipasi pertumbuhan penumpang supaya tingkat kepadatan di dalam kereta terurai,” kata Direktur Utama PT KCJ M. Fadhil saat ditemui Tempo di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Agustus 2016. 

    BacaIni Penyebab KRL di Stasiun Manggarai Sering Telat

    Fadhil menjelaskan, antisipasi yang dilakukan tahun ini adalah fokus memperbanyak gerbong kereta. Sebanyak 34 rangkaian KRL dengan sepuluh gerbong ditargetkan beroperasi tahun ini. Kemudian 15 rangkaian KRL yang sekarang terdiri atas 12 gerbong akan ditambah menjadi 18 rangkaian hingga akhir 2016. Plus 18 rangkaian KRL yang semula delapan gerbong dijadikan 12 gerbong.

    Simak pulaKumpulan Berita Kereta Rel Listrik | KRL | Komuter

    Mengacu pada target itu, Fadhil menuturkan 45 rangkaian KRL dengan delapan gerbong akan berkurang menjadi 22 rangkaian. "Jadi jumlah rangkaian KRL yang memiliki delapan gerbong akan turun, sedangkan jumlah rangkaian KRL dengan sepuluh dan 12 gerbong bakal naik,” ujarnya.

    Terpopuler:
    Ahli: Jessica Buka Tas dan Taruh Sesuatu di Atas Meja  
    Jika Partai Batal Dukung, Ahok: Berarti Saya Sial Ditipu  
    Rekayasa CCTV Kasus Mirna Jadi Perdebatan di Sidang Jessica
    Sidang Kopi Maut, Pengacara Jessica Minta Satu Hakim Diganti

    LANI DIANA | JOBPIE SUGIHARTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.