Kamis, 22 November 2018

Jika Meninggal, Ahok Telah Membuat Wasiat ke Istrinya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang dengan istrinya Veronica Tan (kanan)  sebelum dimulainya acara pelantikan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, 19 November 2014. Tempo/Aditia Noviansyah

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbincang dengan istrinya Veronica Tan (kanan) sebelum dimulainya acara pelantikan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, 19 November 2014. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyinggung soal kematian dalam seminar Young On Top yang dihadiri ribuan anak muda.

    Ahok berbagi tip untuk menjadi seorang politikus yang baik, salah satunya adalah jangan takut mati. "Mati sudah ditentuin Tuhan, kok," kata dia di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu, 13 Agustus 2016.

    Ahok menyampaikan bahwa jika seseorang tidak takut akan kematian, jabatan dan kedudukan tidak ada artinya. Kemudian, Ahok melempar gurauan, jika dirinya mati muda, kematiannya pun ada gunanya.

    Sebab, dia meminta kepada istrinya agar menguburkannya di Belitung dan tidak mengkremasi jenazahnya di Jakarta. "Kalau di Belitung, mungkin orang juga pengen tahu kuburan Ahok itu di mana, ya? Jadi tempat wisata lagi, lho," tuturnya.

    Ahok memikirkan ide seperti itu karena melihat banyak orang yang penasaran mendatangi rumahnya di Belitung. Ia mengklaim rumahnya itu kini ramai kedatangan turis. "Jual baju kaus saja bisa Rp 9 juta tiap hari. Orang datang berapa bus," katanya.

    Selain mengingatkan agar tak takut mati, Ahok memberikan tip lainnya kepada anak muda yang ingin menjadi politikus. Menurut dia, seorang politikus harus mengutamakan kepentingan orang banyak serta tidak menerima suap dan tidak berpihak.

    Dia juga memotivasi ribuan peserta seminar dan berharap ada yang mau menjadi pejabat pemerintah, misalnya sebagai bupati, wali kota, gubernur, bahkan hingga menjadi presiden. "Makanya saya provokasi saudara-saudara, kalau orang baik tidak mau masuk politik, orang tidak baik yang berkuasa."

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian PANRB: Standar Kelulusan Ujian CPNS 2018 Diturunkan

    Standar Kelulusan Ujian CPNS 2018 tahap Seleksi Kemampuan Dasar akan diturunkan oleh Kementerian PANRB akibat jumlah peserta yang lulus seleksi kecil.