Dhani Akan Lakukan Segala Cara Agar Ahok Gagal Jadi Gubernur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musikus Ahmad Dhani mendatangi Polda Metro Jaya, di Jakarta 6 Juni 2016. Kedatangannya untuk menemui Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Moechgiyarto. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Musikus Ahmad Dhani mendatangi Polda Metro Jaya, di Jakarta 6 Juni 2016. Kedatangannya untuk menemui Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Moechgiyarto. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan (Amjas) yang juga musikus, Ahmad Dhani, mengatakan akan melakukan berbagai cara untuk menggagalkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok  terpilih menjadi Gubernur Jakarta pada pilkada tahun depan.

    "Hanya satu perjuangan kami, menggagalkan Ahok jadi calon gubernur atau gagal menjadi Gubernur DKI Jakarta lagi," katanya dalam acara Deklarasi Dukungan Untuk Yusril Ihza Mahendra di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Minggu, 28 Agustus 2016.

    Menurut pentolan grup band Dewa 19 itu, bila Ahok kembali terpilih lagi, suasana Jakarta bakal tidak kondusif. Jika Ahok terpilih, katanya, masyarakat DKI akan terjerumus dalam perang yang dahsyat. "Ahok itu sudah layak dijadikan bahaya laten di Jakarta," ujarnya.

    Agar Ahok gagal terpilih, Dhani mengajak relawan pendukung Yusril  solid dan memenangkan bekas Menteri Hukum dan HAM di era Presiden SBY itu. 

    Dhani juga mengajak relawan dan pimpinan partai untuk banyak  berkorban. "Saya saja sudah banyak dimusuhi pengusaha, ini bukti pengorbanan saya," ucapnya.

    Dhani berharap siapa pun yang nantinya terpilih menjadi gubernur bisa membawa masyarakat DKI Jakarta menuju ke arah yang sejahtera dan mampu memimpin secara adil dan manusiawi. "Semoga Bang Yusril bisa menyelamatkan Jakarta dan Indonesia," katanya.

    Berdasarkan pantauan Tempo, organisasi masyarakat yang hadir dalam deklarasi tersebut di antaranya adalah Relawan Annisa, Yudisia, Jempol Rakyat, Rumah Relawan Jakarta, Banyu, Sahabat Yusril, Sayap Yusril, Penyu, Rangers Yusril, Laskar Luar Batang, Gerakan Pemuda Kamal Muara, dan Kobar.

    Hadir pula beberapa tokoh dan politikus partai seperti Ketua Badan Pemenangan Pemilu PPP Margiono, Ketua Dewan Penasihat Bamus Betawi yang juga Ketua Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, anggota DPRD DKI dari Fraksi PPP Abraham Lunggana alias Lulung, serta anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar Zainuddin.

    Ahok pernah bereaksi terhadap pernyataan Ahmad Dhani dan Aliansi Gerakan Selamatkan Jakarta yang ingin menangkap dirinya. Menurut Ahok, mereka tidak perlu membuat kemacetan lalu lintas dengan menggelar panggung di Jalan Rasuna Said, Kuningan, depan gedung KPK.

    "Kalau cuma mau tangkap saya, kenapa sih mesti bikin macet orang Jakarta? Lu (Dhani) doa saja jungkir balik, puasa 40 hari 40 malam kek," tutur Ahok kepada wartawan usai peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Utan Kayu, Jakarta Timur pada Jumat, 3 Juni 2016.

    ABDUL AZIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.