Bos Podomoro Temui Ahok di Balai Kota, Terkait Reklamasi?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur PTAgung Podomoro Land(APL) Tbk,CosmosBatubara usai mendatangi Balai Kota Jakarta untuk membahas kelanjutan reklamasi Pulau G dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, 13 September 2016. TEMPO/Larissa

    Presiden Direktur PTAgung Podomoro Land(APL) Tbk,CosmosBatubara usai mendatangi Balai Kota Jakarta untuk membahas kelanjutan reklamasi Pulau G dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, 13 September 2016. TEMPO/Larissa

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur Eksekutif PT Agung Podomoro Land (APL) Cosmas Batubara menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota, Jakarta, hari ini. Cosmas mengatakan dalam pertemuan tersebut dia melaporkan perkembangan proyek APL yang ada di Jakarta. Selain itu, Cosmas juga meminta kejelasan soal reklamasi Pulau G.

    Kejelasan tersebut diminta oleh pihak APL lantaran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sinyal akan melanjutkan reklamasi di pantai utara Jakarta. "Kami mendengar pemerintah sudah akan melanjutkan reklamasi tapi kami masih perlu kejelasan," kata Cosmas di Balai Kota, Selasa, 13 September 2016.

    Baca: Kata Luhut Panjaitan, Nelayan Tidak Dirugikan Reklamasi

    Cosmas mengatakan pihaknya akan mengikuti arahan dari Ahok soal kewajiban yang dibebankan kepada pengembang pulau reklamasi dengan mendukung rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun lebih banyak rumah susun.

    Padahal, Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta telah mengabulkan seluruh gugatan nelayan Teluk Jakarta atas izin reklamasi Pulau G yang dikeluarkan Ahok. Keputusan keberlanjutan reklamasi pulau masih dalam pembahasan karena Pemprov DKI Jakarta mengajukan banding.

    "Itu ada aliran tersendiri lagi. Itu alirannya lain lagi. Ada (keputusan) pengadilan, ada (keputusan) pemerintah. Kami dengar kebijakan pemerintah saja dulu," kata Cosmas.

    Selain itu, Cosmas menuturkan juga akan mengikuti instruksi pemerintah jika ada permohonan perbaikan rancangan pulau. Menurut Cosmas, dirinya juga sudah mendapatkan kepastian dari Ahok soal kelanjutan proyek reklamasi.

    "Menurut dia masalah pengembangan pulau ini kan keputusan presiden dulu. Dan Gubernur DKI hanya ditugaskan meneruskan pengelolaan," kata Cosmas.

    Baca: Lanjutkan Reklamasi, Luhut Disebut Tak Hormati Rizal Ramli

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan membenarkan kabar bahwa reklamasi Pulau G di pantai utara laut Jakarta berlanjut. Ia mengatakan dari hasil kajian tidak ada masalah dengan reklamasi di Pulau G. "Sudah diteliti, benar tidak ada masalah," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 9 September 2016. Menurut dia, tidak ada alasan untuk menghentikan reklamasi, baik dari aspek legal dan lingkungan. Lebih lanjut, pemerintah akan segera menetapkan keputusan itu.

    Sebelumnya, pemerintah memutuskan menghentikan reklamasi Pulau G, yang dikembangkan PT Muara Wisesa Samudra, anak usaha Agung Podomoro, secara permanen. Kebijakan itu dilakukan saat Menteri Koordinator Kemaritiman masih dijabat Rizal Ramli. Ia menyatakan keputusan itu sudah melewati proses rapat yang melibatkan Menteri Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.