Inilah Strategi Kubu Agus Yudhoyono: Taklukkan Perempuan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon gubernur Agus Harimurti Yudhoyono tiba di Kantor Badan Narkotika Nasional ditemani istri Annisa Pohan,  25 September 2016. Devy Ernis

    Calon gubernur Agus Harimurti Yudhoyono tiba di Kantor Badan Narkotika Nasional ditemani istri Annisa Pohan, 25 September 2016. Devy Ernis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sudah menyiapkan strategis dalam pilkada DKI 2017.  Mereka optimistis bisa melaju ke putaran kedua dan menaklukkan calon inkumben Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saeful Hidayat. “Sebanyak 56 persen adalah pemilih perempuan,” kata Ketua Tim Pemenangan Agus-Sylviana, Nachrowi Ramli, 25 Septmber 2016.

    Baca juga:
    Awas, Tiga Jebakan Ini Bisa Sebabkan Ahok Keok di Pilkada!


    Hannah Al Rashid Cerita Cewek Seksi & Buka Baju di Warkop

    Nachrowi menilai Agus masih muda dan rupawan sehingga bisa menggaet pendukung perempuan. Adapun pasangannya, Sylviana, adalah satu-satunya perempuan yang mendaftar. “Dengan itu saja kita sudah menang,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Demokrat Jakarta ini.

    Tapi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan, untuk bisa mengalahkan inkumben, pertama-tama koalisi pengusung Agus akan lebih dulu mengamankan suara dari pendukung masing-masing partai.

    Selain Partai Demokrat dan PPP, Agus-Sylviana didukung oleh Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Amanat Nasional. “Setiap partai politik kan punya basis konstituen. Dalam dua bulan ke depan kami akan amankan itu dulu,”  katanya.

    Baca juga:

    Anies Bisa Kalahkan Ahok? Ini 5 Hal Menarik di Pilkada DKI

    Aryani Mengaku Dilempar Setrika, Inilah Reaksi Mario Teguh

    Aziz mengatakan keempat partai itu memiliki basis pendukung dari berbagai organisasi masyarakat. PAN, misalnya, memiliki kedekatan dengan Muhammadiyah. Koalisi juga akan membidik pemilih dari Nahdlatul Ulama, organisasi massa yang melahirkan PKB. “PPP juga NU dan Muhammadiyah. Kami bisa mengakomodasi itu.”

    Selanjutnya: mengkomunikasikan sosok Agus dengan...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.