Gara-gara Dukung Ahok, Ibas Persilakan Ruhut Mundur atau..

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul memberikan keterangan terkait penonaktifan dirinya dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8). Setelah dinonaktifkan dari jubir partai, Ruhut ditugaskan menjadi Koordinator bidang Polhukam, sementara Koordinator juru bicara dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul memberikan keterangan terkait penonaktifan dirinya dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8). Setelah dinonaktifkan dari jubir partai, Ruhut ditugaskan menjadi Koordinator bidang Polhukam, sementara Koordinator juru bicara dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mempersilakan salah satunya kader partainya, Ruhut Sitompul, untuk mengambil sikap tegas untuk mundur atau menempuh jalan lain.

    Dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 mendatang, Ruhut telah menyampaikan dukungannya pada pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, ketimbang pasangan yang diusung oleh Demokrat.

    Baca juga:
    Anies Bisa Kalahkan Ahok? Ini 5 Hal Mengejutkan di Pilkada DKI

    Pilkada DKI: Awas, Tiga Jebakan Ini Bisa Kini Ahok Kalah

    "Saya yakin kecintaan saudara Ruhut yang telah berjuang dan menjadi bagian dalam membesarkan Partai Demokrat tidak pernah pudar pada partai yang disayanginya," kata Ibas dalam siaran pers yang diterima Tempo, Selasa 27 September 2016.

    Jika internal partai belum memiliki calon pasangan yang akan diusung, kata Ibas, wajar saja ada kader berbeda-beda pendapat. Namun, saat ini Partai Demokrat telah memutuskan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni di Pilkada mendatang.

    Selanjutnya: apalagi pilihan..


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.