Teman Ahok Ubah Konsep Dukungan, Ini Tanggapan Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat mampir ke launching Teman Ahok #Tetap Ahok di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta, 1 Oktober 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat mampir ke launching Teman Ahok #Tetap Ahok di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta, 1 Oktober 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memberikan apresiasi kepada Teman Ahok, sebutan untuk kelompok relawan pendukung Ahok. Hadir di acara peluncuran #TetapAhok di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta, hari ini, 1 Oktober 2016, Ahok menyampaikan apresiasinya itu.

    "Ini perhelatan politik yang baik. Bagaimana kita mengumpulkan uang, dengan jalan yang sesuai dengan aturan Komisi Pemilihan Umum," ujar Ahok.

    Dia diundang untuk meresmikan versi baru website Temanahok.com itu, memuji sistem yang dipakai Teman Ahok untuk menggalang dana dukungan. Selain memunculkan versi baru website untuk mencari informasi digital soal Temen Ahok, ada pula peresmian toko online dan offline yang menjual berbagai merchandise. Sebelumnya, Teman Ahok bergerak mengumpulkan kartu tanda penduduk untuk mendukung Ahok maju melalui jalur independen. 

    "Saya sampaikan ke Teman Ahok, yang paling penting kepercayaan. Mereka bilang mau sumbang (kampanye), saya bilang 'atur saja, jual tiket-tiket pertemuan'," tuturnya.

    Baca: Seusai Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ahok Jadi Rebutan

    Pria yang sudah terdaftar sebagai calon inkumben gubernur DKI 2017 berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat, mengaku tak ingin mempersoalkan dana yang terkumpul untuk masa kampanyenya. "Saya ingin orang yang tak punya uang pun bisa mendukung," ucapnya.

    Salah satu cara mendukung, adalah dengan membeli berbagai barang yang dijual di Toko Teman Ahok di Graha Pejaten, yang baru resmi dibuka. Saat peresmian, Ahok membeli lima baju, terdiri atas sebuah kemeja jins dengan sempilan motif kotak-kotak di bagian bahu dan empat buah kaus. Kemeja itu yang kemudian langsung dia pakai.

    Baca: Masinton: Percuma Kalau Komunikasi Politik Ahok-Djarot Buruk

    Dukungan terhadap Ahok bisa juga dengan cara membeli tiket-tiket acara yang digelar Teman Ahok, maupun relawan dari partai pengusungnya. "Soal harga tiketnya, mau Rp 10 ribu sampai Rp 10 juta, urusan belakangan," ujar Ahok.

    Dia pun mendorong Teman Ahok menjadi pelopor kampanye yang tertib, "Teman Ahok tetap menjadi contoh, pelopor 'Lima Tertib' di Jakarta, yaitu tertib buang sampah, tertib berlalu lintas, tertib berbelanja, tertib hunian, dan tertib berdemo."

    Baca: Nusron Wahid Sebut Ahok Gendeng, Ini Alasannya

    Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia 1 Partai Golkar, Nusron Wahid, sempat hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang digelar Teman Ahok di lokasi yang sama. Dia menyatakan tim pemenangan Ahok-Djarot tak akan mengambil langkah konvensional, dalam masa kampanye nanti.

    "Kami tak akan kampanye seperti kandidat lain, tak akan yang sifatnya memobilisasi. Kami andalkan partisipasi," ujar Nusron.

    YOHANES PASKALIS

    Baca juga:
    Ingat Skandal Papa Minta Saham? Nama Novanto Dipulihkan: Aneh Sekali!
    Rayuan Bos Polisi ke Jessica Wongso: Kamu Tipe Saya Banget


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.