3 Titik Reklame di Jakarta Akan Dibongkar, Mana Saja?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana paska rubuhnya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Pasar Minggu, Jakarta, 24 September 2016. JPO tersebut rubuh disebabkan oleh angin kencang dan hujan deras, dalam kejadian tersebut terdapat enam orang korban, dua diantaranya meninggal dunia. ANTARA FOTO

    Suasana paska rubuhnya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Pasar Minggu, Jakarta, 24 September 2016. JPO tersebut rubuh disebabkan oleh angin kencang dan hujan deras, dalam kejadian tersebut terdapat enam orang korban, dua diantaranya meninggal dunia. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah mengatakan akan membongkar tiga reklame yang menempel langsung dengan jembatan penyeberangan orang. Setidaknya sudah ada tiga lokasi yang akan jadi sasaran pencopotan.

    "Ada tiga lokasi, yaitu Daan Mogot, Pondok Indah, dan Warung Jati. Tiga dulu tapi nanti terus begitu," kata Andri di Balai Kota, Senin, 3 Oktober 2016.

    Reklame tersebut terpaksa harus dicopot lantaran dianggap menutupi JPO sehingga menghalangi pandangan pengguna. Selain itu, reklame menumpuk pada railing jembatan. "Kan bahaya ini. Kemudian kami bongkar reklame berukuran besar, terus reklame yang enggak berizin," kata Andri.

    Pembongkaran tersebut akan dilakukan pada Rabu malam hari nanti. Pembongkaran dilakukan pada malam hari untuk menjamin keamanan dan keselamatan pengguna jalan. "Rabu malam paling lambat, karena keterbatasan crane, kalau crane-nya banyak ya banyak (reklame dibongkar)," kata Andri.

    BacaHadir di Hajatan Warga Saat Cuti, Ahok: Saya Enggak Kampanye

    Selain itu, pihaknya akan memberikan sosialisasi sebelum pembongkaran. "Saya waktu mindahin yang depan polda kan begitu, nanti kami sosialisasikan dulu dibantu oleh teman-teman," ujar Andri.

    Pembongkaran reklame tersebut menyusul insiden ambruknya sebuah JPO pada Sabtu, 24 September lalu. Jembatan tersebut diperkirakan roboh diduga setelah diterpa hujan lebat sekitar pukul 15.20 WIB. Akibatnya, dua orang tewas dan tujuh lain luka-luka akibat kejadian itu.

    Sri Hartati, 52 tahun, tewas bersama cucunya, Aisyah Zahra Rahmadhani, 8 tahun, saat berteduh di bawah JPO itu ketika hujan lebat. Selain Sri Hartati dan cucunya, Lilis Lestari Pancawati, 43 tahun, yang juga warga Depok, tewas akibat musibah itu.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.