Survei: Anies Baswedan Lebih Disukai Dibanding Ahok dan Agus

Reporter

Editor

Erwin prima

Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama warga Tanah Merah di Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Minggu, 2 Oktober 2016. Tempo/Rezki Alvionitasari.

TEMPO.COJakarta - Direktur Eksekutif PolMark Research Center (PRC) Eep Saefulloh Fatah menilai Pilkada DKI Jakarta 2017 akan berlangsung dua putaran. Menurut dia, dari hasil survei yang telah dilakukan, muncul sinyal bahwa pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, berpotensi mendulang suara terbanyak dalam putaran pertama. Setelah itu diikuti pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. 

Bahkan, Eep menambahkan, tidak menutup kemungkinan Ahok akan kalah dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, mengulangi kekalahan inkumben pada Pilkada DKI Jakarta 2012. “Tersedia potensi yang cukup besar, petahana dapat ditumbangkan dalam Pilkada Jakarta 2017 ini,” kata Eep dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 5 Oktober 2016. 

Eep mengatakan, pada surveinya Oktober ini, Ahok tetap menjadi calon gubernur yang paling dikenal oleh 1.100 responden yang diwawancarai. Angka menunjukkan 97,1 persen warga Jakarta mengenal Ahok.

Namun hanya 58,3 persen yang mengaku menyukai Ahok. Sedangkan calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat urutan kedua setelah Ahok, diikuti Agus Harimurti Yudhoyono untuk calon gubernur yang dikenal.

Hasil survei menunjukkan sebanyak 82,8 persen responden mengenal Anies dan 81,5 persen mengenal Agus. Namun Anies lebih disukai dibanding Ahok dan Agus. Eep mengatakan sebanyak 63,1 persen responden menyukai Anies dan 53,5 persen menyukai Agus. 

Adapun untuk calon wakil gubernur, Djarot Saiful Hidayat masih menjadi orang yang lebih dikenal dibanding Sandiaga Uno dan Sylviana Murni. Popularitas Djarot pada survei Oktober ini mencapai 79,6 persen. Namun responden yang menyukai sosok kader PDIP itu hanya 46,9 persen.

Untuk Sandiaga, sebanyak 75,6 persen responden mengenalnya, tapi responden lebih suka dia dibanding Djarot, yaitu sebesar 50,8 persen. Sedangkan untuk Sylviana, 56,1 persen responden mengaku mengenal dia, tapi hanya 32,7 persen yang menyukainya. 

Menurut Eep, secara umum, warga Jakarta menilai Ahok dan Djarot berhasil dalam hal penyediaan transportasi umum yang memadai, pembersihan sungai-sungai di Jakarta, perbaikan fasilitas angkutan dan jalan raya, serta perbaikan kinerja birokrasi. Sedangkan untuk menanggulangi banjir, kemacetan, penertiban permukiman liar, dan pedagang kaki lima, mereka dinilai gagal.

DANANG FIRMANTO

Baca juga:
Keterpilihan Ahok Merosot: Inilah 3 Hal Menarik & Mengejutkan
Heboh Manifesto Komunis: Polisi Gegabah Sita Buku Malaysia

 






Demokrat DKI: Kami akan Menangkan Anies Baswedan Jadi Presiden 2024

1 jam lalu

Demokrat DKI: Kami akan Menangkan Anies Baswedan Jadi Presiden 2024

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono meyebut akan memenangkan Anies Baswedan menjadi presiden 2024.


NasDem Sebut Piagam Deklarasi Koalisi Perubahan Sudah Tuntas: Tinggal Cari Momentum

2 jam lalu

NasDem Sebut Piagam Deklarasi Koalisi Perubahan Sudah Tuntas: Tinggal Cari Momentum

NasDem menyatakan deklarasi pembentukan Koalisi Perubahan tinggal menunggu momentum.


Anies Baswedan Temui AHY, Demokrat DKI akan Memperkuat Chemistry dengan PKS-NasDem

3 jam lalu

Anies Baswedan Temui AHY, Demokrat DKI akan Memperkuat Chemistry dengan PKS-NasDem

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono hadir di kantor DPP Partai Demokrat dan menyambut baik pertemuan Bakal Calon Presiden 2024, Anies Baswedan bersama tim kecil koalisi perubahan.


Setelah Ahok dan Anies, Giliran Heru Budi Beri Nama Anak Gajah hingga Jerapah di Ragunan

3 jam lalu

Setelah Ahok dan Anies, Giliran Heru Budi Beri Nama Anak Gajah hingga Jerapah di Ragunan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memberikan nama anak gajah Sumatera dan jerapah milik Taman Margasatwa Ragunan. Anak gajah itu diberi nama Unggul dan anak jerapah diberi nama Tazoo.


Sambangi NasDem, PKS: Pemanasan Sebelum Deklarasi Koalisi Perubahan

4 jam lalu

Sambangi NasDem, PKS: Pemanasan Sebelum Deklarasi Koalisi Perubahan

Petinggi PKS mengunjungi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh hari ini. Bicarakan soal Koalisi Perubahan dan deklarasi dukungan capres 2024.


Respons Heru Budi Soal Kelanjutan Rumah DP Nol Rupiah yang Dimulai di Era Anies Baswedan

7 jam lalu

Respons Heru Budi Soal Kelanjutan Rumah DP Nol Rupiah yang Dimulai di Era Anies Baswedan

Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono menyerahkan kelanjutan program rumah DP Nol Rupiah ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta.


KPPU Duga Ada Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Jakpro: Tudingan Prematur

8 jam lalu

KPPU Duga Ada Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Jakpro: Tudingan Prematur

PT Jakpro menganggap dugaan persekongkolan pemilihan tender revitalisasi TIM tahap III bersifat prematur.


Koalisi Perubahan dan Anies Baswedan Kumpul di DPP Demokrat, Ini Materi yang Dibahas

9 jam lalu

Koalisi Perubahan dan Anies Baswedan Kumpul di DPP Demokrat, Ini Materi yang Dibahas

Koalisi Perubahan yang diisi oleh NasDem, Demokrat, dan PKS bersama Anies Baswedan berkumpul di DPP Demokrat. Apa saja yang menjadi topik pembahasan?


Presiden PKS Ahmad Syaikhu Bakal Bertemu Surya Paloh di Kantor NasDem Hari Ini

10 jam lalu

Presiden PKS Ahmad Syaikhu Bakal Bertemu Surya Paloh di Kantor NasDem Hari Ini

Petinggi PKS akan menyambangi Kantor NasDem bertemu Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Jakarta Pusat, sore ini pukul 15.00 WIB


Top Nasional: Surya Paloh Bicara Peluang NasDem Gabung ke KIB, Anies Sambangi AHY

12 jam lalu

Top Nasional: Surya Paloh Bicara Peluang NasDem Gabung ke KIB, Anies Sambangi AHY

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan membuka peluang kemungkinan partainya gabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).