FPI Mau Demo di Balai Kota, Ahok: Ngapain Minta Maaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melambaikan tangan ke arah wartawan saat akan mengikuti sidang perdana di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, 22 Agustus 2016. Ahok berpedapat bahwa UU Nomor 10 Tahun 2016 telah merampas haknya sebagai Gubernur. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melambaikan tangan ke arah wartawan saat akan mengikuti sidang perdana di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, 22 Agustus 2016. Ahok berpedapat bahwa UU Nomor 10 Tahun 2016 telah merampas haknya sebagai Gubernur. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat menghina Al Quran terkait pernyataannya tentang Surat Al-Maidah. "Tidak ada maksud sama sekali kami menghina Alquran atau menghina Islam," kata Ahok di kantornya, Balai Kota, pada Jumat, 14 Oktober 2016.

    Ahok mengatakan pihaknya sudah meminta maaf terkait pernyataannya di dalam video saat berada di Kepulauan Seribu. Ahok sebelumnya menyatakan bahwa ia minta maaf kepada seluruh umat Muslim di Indonesia. Pernyataannya sama sekali tak berniat untuk menghina Al Quran.

    Ahok tidak bersedia mengulangi permintaan maaf  kepada anggota Front Pembela Islam (FPI) yang Jumat siang ini rencananya berunjuk rasa di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

    "Ngapain gitu loh, minta maaf mau ngapain lagi," ujar dia. "Itu kan sudah jelas minta maaf, ini kan (FPI) nggak terima minta maaf, masih demo kan."

    Ahok mengatakan pernyataannya di dalam video itu sudah jelas, tidak ada niat untuk menghina Al Quran. Dia juga menjelaskan saat berpidato di Kepulauan Seribu ada juga banyak wartawan yang hadir.

    Wartawan tidak menulis kalimat Ahok karena paham pernyataan Ahok bukan menghina Surat Al-Maidah. "Bisa nonton videonya," kata Ahok

    Ahok menuduh, video jadi viral dan perbincangan pelbagai kalangan setelah diedit oleh seseorang. Kemudian hasil editan diunggah di media sosial YouTube. Ahok tak berkomentar banyak terkait upaya FPI untuk memenjarakannya.

    FPI berniat untuk menangkap dan menyeret Ahok ke enjara. Massa FPI menganggap Ahok telah menghina agama. Ahok masih akan berpikir apakah ia akan menemuinya di Balai Kota atau tidak. "Intinya mereka kan cuma mau nyeret aku ke penjara kan."

    Ahok juga tidak meminta agar kepolisian mengamankan Balai Kota dari massa. Kata dia, kepolisian mengerahkan personel sendiri tanpa diminta. Ia juga tak tahu, kenapa pengamanan sangat ketat. Bahkan pengamanan menggunakan pagar besi.

    Saat ini di depan Balai Kota, ribuan personel gabungan dari TNI dan kepolisian bersiaga di depan kantor Ahok. Mereka menggunakan berbagai perlengkapan. Mulai dari mobil baracuda, water canon, mobil pemadam kebakaran, ambulans, dan perlengkapan lainnya.

    Sementara itu, ribuan anggota dan simpatisan FPI tengah berkumpul di Masjid Istiqlal Jakarta. Usai salat Jumat, rencananya mereka akan jalan kaki menuju Balai Kota untuk menangkap Ahok.

    Mereka menganggap Ahok telah menistakan agama Islam karena pernyataannya soal Surat Al-Maidah. Sebelumnya Ahok sempat minta maaf jika dia menyinggung umat muslim di Indonesia.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.