Polisi Jaring 67 Preman dan Penjudi di Depok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Depok - Tim Buru Sergap Kepolisian Resor Kota Depok, Jawa Barat, menjaring 67 preman dan penjudi karena dianggap meresahkan masyarakat. Sebanyak 16 orang harus ditahan karena terlibat perjudian. "Warga Depok terintimidasi karena ulah mereka," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Depok, Ajun Komisaris Besar Candra Kumara, Selasa, 18 Oktober 2016.

    Dari penangkapan tersebut sebanyak 51 orang preman hanya dibina. Mereka tidak terbukti membawa senjata tajam atau melakukan tindak pidana. Sedangkan para penjudi ditahan karena ada barang bukti berupa satu set judi koprok dan uang yang dijadikan taruhannya. "Duit yang kami sita Rp 2,5 juta," ucapnya.

    Adapun, kawasan yang dipetakan rawan tindak kriminal di antaranya Kecamatan Beji, Cimanggis, Pancoranmas, dan Sukmajaya. Wilayah tersebut terletak di dekat jantung perkotaan. "Terutama di kawasan Jalan Margonda dan Jalan Raya Bogor, yang rawan," ujarnya.

    Para penjudi dan preman yang ditangkap dari operasi gabungan Polresta dan tujuh Polsek di Depok. Untuk para dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.