Minggu, 18 November 2018

3 Polisi di Tangerang Korban Serangan Dirujuk ke RS Siloam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polres Metro Tangerang melakukan olah kejadian perkara di sekitar pos polisi Cikokol, Kota Tangerang, 20 Oktober 2016. TEMPO/JONIANSYAH

    Polres Metro Tangerang melakukan olah kejadian perkara di sekitar pos polisi Cikokol, Kota Tangerang, 20 Oktober 2016. TEMPO/JONIANSYAH

    TEMPO.COTangerang - Tiga polisi korban penyerangan, yang diduga dilakukan anggota Daulah Islam bernama Sultan Aziansah, dirujuk ke Rumah Sakit Siloam. Sebelumnya, dua korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang. Penyerangan yang mengakibatkan korban luka itu terjadi di pos polisi di kawasan pendidikan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis, 20 Oktober 2016, pukul 07.10.

    Korban adalah Kepala Kepolisian Kota Tangerang (Benteng) Komisaris Polisi Efendi, yang mengalami luka tusuk pada torak jantung. Korban lain, Inspektur Satu Bambang Haryadi, adalah Kepala Unit Pengendalian Massa Kepolisian Resor Metropolitan Kota Tangerang, yang mengalami luka pada dada kiri dan punggung kiri. Satu korban lagi anggota Satuan Lalu Lintas Polsek Benteng Brigadir Sukardi, yang terluka pada punggung kanan dan lengan kanan.

    Baca: Penyerang Kapolsek Tangerang Dalam Kondisi Kritis 

    Staf Humas RSUD Tangerang, Ahmad Nizar, membenarkan ketiga korban dirujuk ke RS Siloam. "Agar lebih nyaman perawatan karena harus intensif. Semua korban sudah ditujukan ke RS Siloam," kata Nizar saat dihubungi Tempo. Adapun pelaku penyerangan dengan senjata tajam itu mengalami luka tembak pada dua pahanya. Saat ini dia dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

    Peristiwa itu terjadi mendadak dan membabi buta. Pelaku, yang teridentifikasi sebagai warga Lebak Wangi Sepatan, Kabupaten Tangerang, menyerang anggota kepolisian dengan badik dan pisau. Pelaku juga melempar sumbu menyerupai bahan peledak. Polisi telah menyita barang bukti, di antaranya sebilah pisau, sebilah badik, sarung badik, serta dua benda diduga bom pipa yang terletak di pinggir jalan dan di pinggir kali.

    Baca: Kapolsek Tangerang Diserang, Ditemukan Stiker ISIS di Pospol

    Selain itu, penyidik kepolisian menyita satu tas warna hitam, sehelai sorban putih, dan selembar stiker yang menempel di pos lantas. Saat ini tempat kejadian perkara sudah diberi garis polisi. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait dengan insiden berdarah tersebut. 

    AYU CIPTA

    Baca Juga
    Penyerang Kapolsek Tangerang Diduga Jaringan ISIS
    Jaksa Tunjukkan Tahanan Mewah Jessica, Ini Kata Polisi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.