Apa Kabar Tes DNA Mario Teguh dan Kiswinar? Ini Kata Polisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Teguh dan Kiswinar by TabloidBintang.Com

    Mario Teguh dan Kiswinar by TabloidBintang.Com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mario Teguh dan Ario Kiswinar Teguh ternyata telah menjalani tes DNA atau deoxyribose-nucleic acid. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan keduanya menjalani tes DNA pada Selasa, 8 November 2016. "Betul keduanya sudah tes DNA, Selasa lalu," kata Awi saat dikonfirmasi, Jumat, 11 November 2016.

    Kendati membenarkan, Awi enggan membeberkan bagaimana proses tes yang sudah dijalani oleh Mario Teguh dan Kiswinar. Menurut Awi, saat ini penyidik masih terus memproses dan menunggu hasil tes DNA itu.

    Baca: Polemik Mario Teguh dan Kiswinar Bukan Lagi Tes DNA, tapi...

    Sebelumnya, penyidik telah memeriksa Mario Teguh dan sejumlah saksi, termasuk Kiswinar dan ibunya, Aryani Soenarto. Mario dalam penyataannya saat jumpa pers beberapa waktu lalu, pernah menyampaikan ajakan kepada Kiswinar untuk tes DNA.

    Namun, ketika itu Kiswinar menolak dengan alasan hanya ingin melakukan tes DNA atas arahan penyidik kepolisian karena kasusnya sudah ditangani penyidik Reserse Mobil Polda Metro Jaya.

    Baca: Konflik dengan Mario Belum Reda, Kiswinar Hati-hati Bicara

    Kiswinar melaporkan Mario Teguh ke Polda Metro Jaya pada 5 Oktober 2016 terkait dengan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Mario diduga melakukan itu lewat pernyataannya dalam wawancara eksklusif dalam program Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, 9 September 2016. "Masalah kami itu difitnah pada waktu live di Kompas TV, itu saja masalah kami sekarang," katanya.

    INGE KLARA

    Baca juga:
    Gaya Michelle Obama Saat Jamu Melania Trump di Gedung Putih
    Stefan William-Celine Evangelista Nikah, Natasha Juga Muncul di Bali
    Ayu Ting Ting Mengaku Lebay, Ini Alasannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.