Ahok Diperiksa sebagai Tersangka di Mabes Polri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berjalan keluar dari kantor Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan DKI Jakarta, Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, Minggu, 20 November 2016. Pengurus DPD PDIP DKI Jakarta menggelar konsolidasi pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Tempo/Rezki.

    Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berjalan keluar dari kantor Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan DKI Jakarta, Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, Minggu, 20 November 2016. Pengurus DPD PDIP DKI Jakarta menggelar konsolidasi pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Tempo/Rezki.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendatangi Bareskrim Mabes Polri pagi ini dengan mengenakan baju lengan panjang dan ditemani oleh Ruhut Sitompul.

    Kedatangan Ahok itu terkait dengan penetapan dirinya sebagai tersangka atas dugaan penistaan agama. "Akan ada perbedaan pertanyaan yang disampaikan oleh penyidik kepada Ahok," ujar Rikwanto, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 22 November 2016.

    Ahok tiba di Bareskrim pada pukul 08.57 WIB. Dia menggunakan mobil Kijang Innova B-1608-FRS. Ahok ditetapkan tersangka karena diduga melakukan penistaan agama saat berbicara di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, 26 September 2016.

    Saat itu Ahok menyinggung soal Al-Quran Surat Al Maidah ayat 51.Polisi menetapkan Ahok sebagai tersangka karena diduga melanggar Pasal 156 a KUHP juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

    Baca:
    Megawati: Sebagian Peserta Demo 4 November Hanya Ikut-ikutan
    Demo 2511, Beredar Iuran Keamanan untuk Warga Kelapa Gading
    Orasi Ahmad Dhani, Polisi Panggil Rizieq FPI dan Munarman

    GRANDY AJI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.