Buni Yani, Pengunggah Video Ahok, Ditetapkan Jadi Tersangka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buni Yani, pengunggah video dugaan kasus penistaan agama Ahok, bersama penasehat hukumnya tiba di gedung Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, 18 November 2016. Ia juga sempat dipanggil untuk diperiksa sebelumnya, namun tidak hadir. TEMPO/Subekti

    Buni Yani, pengunggah video dugaan kasus penistaan agama Ahok, bersama penasehat hukumnya tiba di gedung Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, 18 November 2016. Ia juga sempat dipanggil untuk diperiksa sebelumnya, namun tidak hadir. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik dan penghasutan sesuai dengan laporan bernomor 4873/X/PMJ, hari ini, Rabu, 23 November 2016.

    Kepala bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan hasil penyidikan Subdirektorat Cyber Crime menyimpulkan bahwa Buni Yani terbukti melakukan penghasutan.

    "Yang bersangkutan sudah diperiksa hari ini hingga pukul 19.30 sebagai saksi. Hasil konstruksi hukum dan pengumpulan alat bukti dari penyidik, malam ini pukul 20.00 mendapatkan bukti permulaan yang cukup, sehingga BY kami naikkan statusnya menjadi tersangka," kata Awi di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 23 November 2016.

    Baca: Pengunggah Video Ahok, Buni Yani, Penuhi Panggilan Polda

    Awi menjelaskan, penyidik telah mengantongi empat alat bukti, yakni keterangan saksi, keterangan ahli, surat, dan petunjuk. "Dengan begitu, unsur hukumnya sudah terpenuhi," katanya. Buni Yani dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 UU NO 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 45 ayat 2 UU NO 11 Tahun 2008 tentang ITE.

    Sebelumnya, Buni Yani dilaporkan Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot karena diduga melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Buni Yani diduga menyebarkan informasi menyesatkan dengan sengaja.

    Tak terima atas laporan itu, Buni yang didampingi Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) melaporkan balik Kotak Badja ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik. Buni Yani telah diperiksa sebagai saksi pelapor beberapa waktu lalu terkait dengan kasus laporannya ini.

    INGE KLARA

    Baca Pula
    Robbie Abbas Mengaku Tak Bohong, Ini Nama Asli Chef Aiko
    Chef Aiko Disebut Abaikan Robbie, Takut Kedoknya Terungkap?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.