Kakak Angkat Ahok, dari yang Berjilbab hingga Berjenggot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kakak angkat Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama, Andi Analta Baso Amier (kanan) dan Nana Riwayatie (kiri) (Dok. Pribadi & Dok Antara)

    Kakak angkat Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama, Andi Analta Baso Amier (kanan) dan Nana Riwayatie (kiri) (Dok. Pribadi & Dok Antara)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang perdana kasus dugaan penistaan agama yang didakwakan kepada Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama menyisakan pertanyaan baru di kalangan netizen. Bukan soal materi perkara, bukan pula jumlah pengacara Basuki k yang mencapai 80 orang. Namun, yang menyedot perhatian netizen adalah kakak angkat Ahok yang bukan saja beragama Islam tapi juga memelihara jenggot panjang dan seorang lagi berjilbab.

    Setelah sidang usai digelar (13/12), foto Ahok bersama kakak angkatnya yang berjilbab, Nana Riwayatie, membuat kehebohan tersendiri. Di sosial media Nana yang memakai baju muslim warna biru dan kerudung motif bunga-bunga itu tampak bersama Ahok. Perempuan itu memeluk Ahok yang tampak murung.

    Baca juga: Jalani Sidang Perdana, Ini Doa Buni Yani untuk Ahok  

    Di Twitter foto tersebut memancing reaksi yang beragam. Yang mendukung Ahok menuliskan dengan kata-kata penuh simpati, “Suasana mengharukan sebelum siding, Ahok dipeluk kakak angkatnya Nana Chamo,” begitu Mohammad Guntur Romli menulis.

    Namun, kubu yang menentang dengan mencemooh foto tersebut. “Drama busuk Ahok. Kelar sidang dipeluk kakak angkat . ingat kakak angkat bukanlah mahram,” begitu kata Kakak Rangga dalam akunnya. Menurut Rangga, dalam Islam, kakak angkat bukanlah mahram yang boleh dipeluk seperti kakak kandung.

    Nana hanyalah salah satu kakak yang disebut Ahok sangat berpengaruh dalam kehidupannya. Ada satu kakak angkatnya yang lain Andi Analta Amier. Amier ini telah mendampingi Ahok bahkan sebelum gelar perkara dibuka oleh kepolisian (15/11/2016).

    Lelaki yang memilihara jenggot panjang mengaku sedih dengan kasus Ahok. Dalam berbagai kesempatan bertemu, Andi becerita Ahok menumpahkan curahan hatinya. Andi sebagai kakak angkat mencoba menguatkan dengan menyuruh Ahok mengambil hikmah atas kejadian ini.

    "Jangan ngotot untuk dibenarkan, cukup lakukan yang terbaik. Termasuk mendukung proses hukum selanjutnya," ujar Andi menceritakan pertemuannya dengan Ahok.

    Menurut Andi, kesalahan Ahok hanya satu, yakni kerap membuka aib orang lain di depan publik.Dalam kasus dugaan penistaan agama yang saat ini diproses di Bareskrim Polri, Andi merasa adiknya telah didzolimi. "Secara niat unsur hukum bisa dibuktikan. Kalau niat [melecehkan] lebih dalam hanya Allah," katanya.

    Ahok dalam sidang kemarin melakukan pembelaan dengan menangis. "Ayah saya dengan ayah angkat saya bersumpah untuk menjadi saudara sampai akhir hayatnya," kata Ahok seraya terisak.

    Baca:
    Sidang Ahok Dimulai, Ini 5 Peluang Lolos
    Tak Ada Makar, Aktivis Pun Jadi
    Pengunjung Sidang Perdana Ahok Meluber

    Kemudian, Ahok yang mengenakan batik panjang bernuansa cokelat itu terlihat diberikan sehelai tisu oleh panitia sidang. "Bahkan uang pertama S-2 saya dibayar oleh kakak angkat saya," kata Ahok melanjutkan.

    "Saya seperti orang yang tidak tahu berterima kasih apabila saya tidak menghargai agama dan kitab suci orang tua dan kakak angkat saya Islam yang sangat taat," kata Ahok.

    YOHANES PASKALIS | ANTARA | BS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kajian Ibu Kota Baru, Diklaim Memperkuat Kawasan Timur Indonesia

    Pemindahan ibu kota ke luar Jawa diklaim akan memperkuat kegiatan nasional dan kawasan Indonesia timur. Begini kajian ibu kajian ibu kota baru.