Ini Profil 3 Terduga Teroris yang Tewas di Tangerang Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penggerebekan teroris di Tangerang Selatan, 21 Desember 2016. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    Penggerebekan teroris di Tangerang Selatan, 21 Desember 2016. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Polri Komisaris Besar Awi Setiyono mengungkapkan tiga orang terduga teroris yang tewas tertembak saat digerebek di rumah kontrakannya di Desa Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Rabu, 21 Desember 2016. Mereka ditembak dan tewas di lokasi kejadian, yaitu Omen alias Juhaiman, Helmi alias Hilmi alias Abu Afkar, dan Irwan alias Irawan.

    "Omen adalah mantan napi kasus pembunuhan, direkrut oleh terpidana teroris Ovi dalam kasus bom Kedubes Myanmar tahun 2013," kata Awi di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Desember.

    Baca juga:

    Ini Rencana Teroris Ledakkan Bom di Dekat Eka Hospital BSD
    Ini Bom Rakitan yang Ditemukan dalam Penggrebekan Teroris

    Helmi alias Hilmi, 30 tahun, beralamat di  Indihiang, Tasikmalaya, Jawa Barat. "Helmi penjual nasi bubur di Tasikmalaya," kata Awi menjelaskan. Sedangkan Irwan alias Irawan, 33 tahun, berasal dari kampung Sindang Kerta Cipatujah, Tasikmalaya. Pekerjaannya sopir mengangkut air minum.

    Keberadaan mereka diungkapkan oleh terduga teroris Adam Noor Syam, yang ditangkap sekitar dua jam sebelum Detasemen Khusus 88 Antiteror menggerebek rumah kontrakan ketiga orang tersebut. Awi mengatakan, Adam berhubungan dengan perencanaan bom di Bekasi yakni Muhammad Nur Solihin yang berkaitan dengan Bahrun Naim.

    Saat ditanya mulai kapan polisi menincar Adam, Awi menjelaskan tim di lapangan terus bekerja sejak pengungkapan rencana bom di Bekasi. "Berkembang terus dan tidak menutup kemungkinan berkembang kepada tersangka-tersangka lain," ucapnya.

    Sejak 18 Desember 2016, sudah 14 orang ditangkap oleh Densus 88. Ditambah penangkapan Adam dan 3 orang yang dilumpuhkan hari ini, maka jumlahnya menjadi 18 orang.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.