Menjelang Natal, Gereja Katedral Hanya Buka Satu Pintu Masuk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus tingkat wisata di hari pertama beroperasi melintasi Gereja Katedral, Jakarta, Senin (24/2). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Bus tingkat wisata di hari pertama beroperasi melintasi Gereja Katedral, Jakarta, Senin (24/2). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Gereja Katedral, Jakarta Pusat, akan melaksanakan ibadah misa natal pada 24 dan 25 Desember 2016. Tak ada persiapan keamanan khusus yang disiapkan dalam menghadapi misa tahun ini.

    "Kami memberikan pengamanan dengan cara memberikan anjuran kepada umat agar tak membawa barang yang berlebihan, tas yang besar," kata anggota Bagian Hubungan Masyarakat Panitia Natal Katedral, Bernand Hidayat, saat dikonfirmasi Tempo, Kamis, 22 Desember 2016.

    Pengumuman ini, menurut dia, telah disebarkan sejak tiga minggu lalu dalam acara misa-misa mingguan. Meskipun begitu, tidak berarti tak akan ada pengamanan lain di dalam Katedral saat misa natal nanti.

    Bernard berujar, saat misa Natal, 24-25 Desember nanti, Katedral hanya membuka satu pintu masuk. Dengan jalur satu pintu itu, Bernard mengharapkan pengawasan terhadap umat yang datang akan lebih ketat.

    "Jadi nanti yang membawa tas atau barang besar, bisa terlihat dan menjadi perhatian petugas keamanan. Namun semua umat juga akan diperiksa oleh handheld metal detector," ucap Bernard.

    Jumlah personel pengamanan juga tak akan mengalami banyak penambahan. Selain petugas pengamanan dari internal, petugas keamanan eksternal dari Kepolisian Daerah Metro Jaya juga akan berjaga-jaga di sekitar gereja.

    Pihak Polda Metro Jaya menuturkan telah berkoordinasi dengan tiap kepolisian resor dan sektor se-Jakarta terkait dengan pengamanan saat natal. Meski tak merinci jumlah personel, polisi mengatakan titik-titik keramaian ibadah natal akan dijaga ketat oleh tim pengamanan.

    "Nanti kapolres akan melihat jemaat berapa, ada berapa kebaktiannya," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono.

    Mereka bahkan menyiapkan walkthrough metal detector untuk dipinjamkan kepada gereja yang merasa membutuhkan. Namun Bernard mengatakan Gereja Katedral tidak meminjam peralatan walkthrough metal detector. "Kami hanya menggunakan handheld metal detector milik kami," ucapnya.

    Gereja Katedral akan menggelar delapan misa. Pada 24 Desember, tiga misa akan dilaksanakan sejak pukul 17.00 WIB. Sedangkan pada 25 Desember, misa akan mulai dilakukan pada pukul 06.00 sebanyak lima kali.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.