Polisi Kejar 2 Pelaku Pengeroyokan Relawan Ahok-Djarot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pengeroyokan. huffingtonpost.com

    Ilustrasi Pengeroyokan. huffingtonpost.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Duren Komisaris Zaky Nasution mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas dua pelaku pengeroyokan relawan pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, Widodo. Saat ini, kata dia, pihaknya tengah mengejar kedua pelaku itu.

    Pelaku diduga adalah tetangga korban. Sebab, kata Zaky, korban mengenali dua dari 10 pelaku yang menggeroyoknya. "Kami sudah dapatkan identitas dan juga foto," kata Zaky saat dikonfirmasi, Sabtu, 7 januari 2017.

    Baca: Dikeroyok, Simpatisan PDIP Lapor Polisi

    Terkait dugaan bahwa pelaku adalah anggota Front Pembela Islam (FPI), Zaky enggan berkomentar. Dia mengatakan pihaknya saat ini fokus pada pengejaran pelaku dan tidak ingin buru-buru mengambil kesimpulan. "Kami enggak bisa menyimpulkan tapi yang pasti sedang kami cari," katanya.

    Sementara itu, hingga siang ini, Widodo masih dirawat di rumah sakit akibat kejadian itu. Kondisi Widodo sudah mulai membaik. "Sudah membaik. Tapi dokter menyarankan untuk dirawat selama tiga hari," kata Zaky.

    Sevelumnya. Widodo dikeroyok orang tak dikenal saat bersantai di warung dekat rumahnya di Jalan Jelambar Utama, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat, 6 Januari 2017. Akibat pengeroyokan itu, Widodo mengalami babak belur di bagian muka dan mengalami beberapa luka di bagian lain.

    INGE KLARA SAFITRI

    Baca juga:
    Siapa di Balik Jokowi Undercover? Ini Jawaban Keluarga
    Ramalan 2017, Bagaimana Kelanjutan Mario Teguh dan Kiswinar

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.