Selasa, 20 Februari 2018

Pria Teriak 'Bebaskan Ahok' Ini Bukan Sekuriti Artha Graha  

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 11 Januari 2017 20:26 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pria Teriak 'Bebaskan Ahok' Ini Bukan Sekuriti Artha Graha  

    Pria ini diamankan karena berteriak "bebwaskan Ahok" di tengah massa anti-Ahok di depan Gedung Kementerian Pertanian saat sidang dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama, Selasa, 10 Januari 2017. (twitter.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Artha Graha Peduli membantah pemberitaan bahwa laki-laki yang berteriak "bebaskan Ahok" di tengah massa anti-Ahok saat berlangsungnya sidang dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama adalah karyawannya. Akibat teriaknnya itu, pria dengan inisial SI ini sempat didorong-dorong oleh massa anti-Ahok, Selasa, 10 Januari 2017.

    Kenekatan SI ini mengagetkan karena dilakukan di tengah massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), yang tengah berdemo menuntut agar Ahok dijatuhi hukuman berat.

    Direktur unit usaha sekuriti yayasan AGP, A.P. Wisesa, menegaskan pihaknya telah memastikan dan mengecek langsung untuk membuktikannya. "Kami datang dan cek langsung ke pihak bersangkutan, ternyata setelah dimintai keterangan dan periksa identitas, dia bukan anggota sekuriti kami," kata Wisesa dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 10 Januari 2017.

    Wisesa menjelaskan, saat diperiksa polisi, pria berinisial SI ini justru menunjukkan identitas yang dimilikinya berasal dari perusahaan pengelola sekuriti lain. Atas hal ini, Wisesa mengatakan, pihak Yayasan AGP telah meminta kepolisian mencari tahu alasan dari klaim tak bertanggung jawab yang dilontarkan oleh pria tersebut.

    "Kami meminta pihak berwajib mendalami pernyataan dia yang mengaku-ngaku sebagai sekuriti AGP," ujar Wisesa.

    Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan bahwa pria tersebut merupakan anggota sekuriti Yayasan Artha Graha Peduli.

    "Iya, ada yang diamankan. Dia sekuriti AGP, sekuriti yayasan. Lewat masuk kelompok situ (massa kontra-Ahok), kemudian dia ngomong apalah itu," ujar Argo. SI diduga sedang berada di bawah pengaruh alkohol saat berteriak “bebaskan Ahok”.

    INGE KLARA SAFITRI

    Lihat Videonya


     


    Video kiriman DPP FPI (@dpp_fpi) pada Jan 9, 2017 pada 8:29 PST




     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.