Sidang Ahok, Lurah: Protes Tidak Ada, yang Ada Tepuk Tangan

Reporter

Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali menjalani persidangan yang digelar di ruang sidang di Auditorium Kementan, Jakarta, 17 Januari 2017. Isra Triansyah/Sindonews/POOL

TEMPO.CO, Jakarta - Saksi fakta kasus dugaan penistaan agama, Yuli Hardi memberikan keterangan dalam persidangan yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Yuli merupakan Lurah Pulang Panggang, Kepulauan Seribu yang hadir pada saat Ahok menyampaikan pidato yang menyitir Al-Qur'an Surat Al-Maidah ayat 51.

Yuli mengaku baru mengetahui ada dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok lewat siaran televisi. Pada beberapa pemberitaan, dia melihat banyak protes yang muncul di masyarakat terkait surat Al-Maidah tersebut. Sedangkan pada saat Ahok berpidato, tidak ada yang protes. Di sana ada tepuk tangan.

Baca : Sidang Ahok, Jaksa Hadirkan Pengurus FPI

Setelah muncul berita demikian, Yuli mengatakan reaksi warga Kepulauan Seribu beragam. Menurut dia, ada kelompok masyarakat yang setuju bahwa ada penistaan agama dalam pidato yang disampaikan oleh Ahok. Selain itu, ada pula yang tidak sepaham bahwa ada penistaan agama dalam pidato tersebut dan ada juga yang hanya bersikap biasa saja.

"Setelah kejadian, tidak ada masyarakat yang protes (melalui dirinya setelah pidato). Sikap masyarakat setelah pidato menjadi berita pun bermacam-macam ada yang pro, kontra dan cuek," kata Yuli di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa, 24 Januari 2017.

Yuli mengatakan jumlah penduduk di kelurahannya berjumlah 6.050 orang, yang hampir 99 persen beragama Islam. Pada saat pidato berlangsung, Yuli mengatakan setidaknya ada seratusan orang hadir di tempat pelelangan ikan (TPI). Meski begitu, ia mengatakan tidak ada reaksi menonjol terhadap pidato Ahok. "Di sana ada tepuk tangan," kata Yuli.

Sebagai Lurah, Yuli mengaku pernah mendengarkan pembicaraan tersebut dalam perbincangan sehari-hari. Namun menurut dia, sifatnya bukan berupa aduan.

Setelah pemberitaan mulai ramai, Yuli menuturkan dirinya pun tidak ikut melaporkan Ahok kepada pihak kepolisian seperti pelapor lainnya. "Saya tidak ikut melaporkan (dugaan penodaan agama). Saya hanya dipanggil oleh penyidik hanya untuk jadi saksi, tidak mengajukan (sebagai saksi)," ujarnya.

Selain Yuli, saksi fakta lain yang dijadwalkan hari ini adalah Nurcholis Majid, juru kamera yang mengabadikan pidato Ahok. Ada pula tiga saksi pelapor yang akan diperiksa pada sidang ketujuh kasus penistaan agama ini.

LARISSA HUDA






Profil Ahok, Guru dan Mentor Christine Hakim di Dunia Seni Peran

2 hari lalu

Profil Ahok, Guru dan Mentor Christine Hakim di Dunia Seni Peran

Ahok adalah orang yang pertama kali membawa Christine Hakim ke dunia peran.


Alasan Eks Staf Ahok Tinggalkan PSI dan Tempat Berlabuhnya Kini

3 hari lalu

Alasan Eks Staf Ahok Tinggalkan PSI dan Tempat Berlabuhnya Kini

Dua eks staf Ahok memutuskan meninggalkan PSI. Apa alasannya? Di mana tempat mereka berlabuh saat ini?


Berharap PSI Bisa Masuk Senayan, Jokowi: Angkat Isu yang Disukai Anak Muda

3 hari lalu

Berharap PSI Bisa Masuk Senayan, Jokowi: Angkat Isu yang Disukai Anak Muda

Jokowi mengungkapkan keinginannya agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bisa masuk ke DPR RI. Menurut Jokowi, agar hal tersebut bisa tercapai PSI harus bisa mengatur strategi


Jokowi Minta PSI Ikuti Langkahnya dengan Ahok Saat Pilkada DKI

3 hari lalu

Jokowi Minta PSI Ikuti Langkahnya dengan Ahok Saat Pilkada DKI

Presiden Jokowi meminta PSI mengikuti langkahnya saat maju di Pilkada DKI 2014 bersama Ahok. Ia mengatakan ciptakan tren kemeja kotak-kotak.


Proyek Sodetan Ciliwung Jalan Lagi, Terima Kasih Heru Budi untuk Trisakti dan Warga

7 hari lalu

Proyek Sodetan Ciliwung Jalan Lagi, Terima Kasih Heru Budi untuk Trisakti dan Warga

Heru Budi berterima kasih ke warga yang berkenan pindah ke rusun sehingga proyek sodetan ciliwung bisa dilanjutkan


Jokowi Sebut Sodetan Ciliwung Mangkrak 6 Tahun, Begini Eks TGUPP DKI Bela Anies Baswedan

8 hari lalu

Jokowi Sebut Sodetan Ciliwung Mangkrak 6 Tahun, Begini Eks TGUPP DKI Bela Anies Baswedan

Presiden Jokowi menyebut proyek sodetan Kali Ciliwung mangkrak selama enam tahun. Eks TGUPP DKI membela Anies Baswedan dan menjelaskan perkaranya.


Cerita di Balik Sodetan Ciliwung, Anies Cabut Kasasi Ahok Agar Lahan Warga Dibeli Negara

10 hari lalu

Cerita di Balik Sodetan Ciliwung, Anies Cabut Kasasi Ahok Agar Lahan Warga Dibeli Negara

Proyek Sodetan Ciliwung sudah terhenti sejak 2015, saat Basuki Tjahaja Purnama masih menjabat Gubernur DKI. Terkendala pembebasan lahan.


Gabung ke Perindo, Michael Sianipar: Menjanjikan Bagi Politisi Muda yang Tak Punya Backing

10 hari lalu

Gabung ke Perindo, Michael Sianipar: Menjanjikan Bagi Politisi Muda yang Tak Punya Backing

Kenapa eks politikus PSI, Michael Victor Sianipar, bergabung dengan Partai Perindo?


Ingin Ulang Sukses Anies Baswedan 2017, PKS Incar Mardani dan Marullah Matali di Pilgub DKI

22 hari lalu

Ingin Ulang Sukses Anies Baswedan 2017, PKS Incar Mardani dan Marullah Matali di Pilgub DKI

Penasihat Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Karyatin Subiantoro mengungkapkan partainya sudah membidik sejumlah nama untuk diusung dalam Pilgub DKI 2024.


PDIP Senang Program Jokowi-Ahok di Jakarta Kembali Berjalan Setelah Era Anies Baswedan Selesai

25 hari lalu

PDIP Senang Program Jokowi-Ahok di Jakarta Kembali Berjalan Setelah Era Anies Baswedan Selesai

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto senang di Jakarta sekarang program Jokowi-Ahok kembali dilanjutkan setelah Anies Baswedan pensiun.