Setelah Diperiksa Kasus Makar, Rizieq Serukan Bela Ma`ruf Amin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan FPI, Rizieq Syihab, berbicara kepada wartawan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 23 Januari 2017. REUTERS/Darren Whiteside

    Pimpinan FPI, Rizieq Syihab, berbicara kepada wartawan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, 23 Januari 2017. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Syihab, langsung menghampiri peserta unjuk rasa yang sedari siang berorasi dan berselawat di halaman luar Kepolisian Daerah Metro Jaya. Pengunjuk rasa terdiri atas para simpatisan Rizieq yang ingin mengawal proses pemeriksaan pimpinan FPI itu.

    "Saya, Ustad Bachtiar Nasir dan Haji Munarman, alhamdulillah sudah selesai menjalani pemeriksaan," kata Rizieq saat membuka pidatonya, di hadapan peserta unjuk rasa, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 1 Februari 2017.

    Dalam kesempatan itu, Rizieq yang muncul setengah badan dari atap kendaraannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para peserta unjuk rasa yang telah mengawalnya di tengah cuaca gerimis. Rizieq juga menyampaikan beberapa hal seputar isu yang berkembang.

    Baca:
    Ketua GNPF MUI dan Jubir FPI Hadiri Pemeriksaan Kasus Makar
    Dugaan Makar, Penjelasan Rizieq Syihab Soal UUD 1945 Asli

    "Pertama, penetapan saya sebagai tersangka di Polda Jabar, maka kami sudah mendaftarkan praperadilan. Takbir!" ucap Rizieq yang langsung disambut sorakan "Allahu akbar".

    Kedua, Rizieq menyinggung soal video di media sosial, yang mengatasnamakan dia dan Firza Husein. Rizieq, atas nama organisasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia, menegaskan bahwa itu semua fitnah. Ia pun memberikan klarifikasi bahwa Firza sendiri ikut membantah dan akan menuntut orang yang membuat rekayasa tersebut.

    Ketiga, Rizieq menyampaikan bahwa dia bersama Bachtiar Nasir dan Munarman, diperiksa sebagai saksi untuk Rachmawati Soekarnoputri yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar. Menurut dia, dalam keterangan yang disampaikan ke penyidik, sepanjang perkenalan GNPF MUI dan Rachmawati tidak pernah merasakan aroma makar.

    Rizieq juga menekankan bahwa aksi damai 212 beberapa waktu lalu yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, bukanlah aksi makar, apalagi aksi anti-NKRI, anti-Pancasila, dan anti-Bhinneka Tunggal Ika. "Tapi semata-mata aksi penegakan hukum terhadap penista agama," kata dia.

    Terakhir, Rizieq menyampaikan kepada para pendukungnya bahwa para habib di GNPF MUI merasa tidak terima atas perlakuan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, terdakwa kasus dugaan penodaan agama, serta kuasa hukum Ahok, terhadap Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin di persidangan.

    "Ketua Umum MUI sekaligus Rais Aam PBNU, pada saat beliau hadir di persidangan Ahok sebagai saksi ahli agama MUI, dihinakan Ahok dan pengacaranya. Siap bela ulama? Siap bela MUI?" kata Rizieq disambut sorakan "Siap" dari peserta unjuk rasa.

    FRISKI RIANA

    Baca:
    Kata SBY Soal Pertemuan Mar`uf Amin dan Agus Yudhoyono
    Ahok Akhirnya Minta Maaf kepada Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.