Kades Ini Kaget Rizieq Disebut Serobot Tanah di Megamendung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rizieq Shihab memberikan keterangan sebelum menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, 1 Februari 2017. Rizieq diperiksa terkait kasus dugaan makar. ANTARA FOTO

    Rizieq Shihab memberikan keterangan sebelum menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, 1 Februari 2017. Rizieq diperiksa terkait kasus dugaan makar. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bogor - M Rohmatul Falahudin, Kepala Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mengaku heran dan kaget mendengar kabar pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dilaporkan karena menyerobot lahan milik PTPN VIII HGU Gunung Mas.

    Tanah tersebut digunakan Rizieq untuk kompleks Pondok Pesantren Alam dan Agrokultural, serta Markaz Syariah. “Kalau ada warga yang lahannya diserobot atau lahan Ponpes dan Markaz Syariah milik beliau masih sengketa dengan pihak lain sudah pasti kami tahu,” kata Rahmatul, Rabu, 1 Februari 2017.

    Baca: Lokasi Pesantren untuk Latihan Antiteror, Rizieq Batal Hadir

    Rohmatul mengatakan, hingga saat ini aparat Desa Kuta belum menerima aduan atau warga yang datang mengeluh dan melaporkan tanahnya diserobot oleh pihak pesantren pimpinan Rizieq. “Kalau ada warga yang tanahnya diserobot oleh beliau pasti kami aparat desa yang pertama kali mereka datangi,” kata Rohmatul.

    Rohmatul mengaku tidak mengetahui secara persis kronologi overalih lahan garapan warga kepada pihak pesantren, karena kesepakatan tersebut dilakukan saat pemerintahan kepala desa yang lama. “Saya kan kepala desa yang baru, jadi tidak punya data rincinya,” kata Rohmatul.

    Baca: Kasus Rizieq di Jabar, dari Soal Campur Racun sampai Tanah Megamendung

    Menurut Rohmatul, keberadaan bangunan tersebut di wilayahnya telah berdiri pada 2013 dan tidak dipermasalahkan atau dikeluhkan oleh warga sekitar. “Banyak warga yang simpati, bahkan sering mengikuti pengajian beliau, tidak ada masalah tuh,” kata Rohmatul.

    M SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.