Rizieq Syihab Siap ke Polda Jabar Usai Aksi 112

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta, untuk memimpin Aksi 112, Sabtu,11 Februari 2017. Ia hadir dengan dikawal puluhan Laskar FPI. TEMPO/Ahmad Faiz

    Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta, untuk memimpin Aksi 112, Sabtu,11 Februari 2017. Ia hadir dengan dikawal puluhan Laskar FPI. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab mengatakan dirinya tidak akan lari dari panggilan polisi. Begitu pula dengan para tokoh-tokoh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) yang tengah berhadapan dengan kasus seperti Munarman dan Bachtiar Nasir.

    Rizieq memerintahkan seluruh kuasa hukumnya untuk menghubungi Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia untuk berkomunikasi perihal pemeriksaan sejumlah tokoh GNPF-MUI.

    Baca : Mabes Polri Sarankan Rizieq Datangi Polda Jabat Setelah Aksi 112

    "Enggak usah khawatir. Kalau saya harus ke Polda Jabar, usai acara ini saya akan datang bila diperlukan," kata Rizieq saat berpidato dalam aksi 112 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu, 11 Februari 2017. "Saya tidak akan lari."

    ADVERTISEMENT

    Rizieq pun menyampaikan alasannya absen saat dipanggil Polda Jabar dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila. Menurut dia, ada kewajiban sebagai tokoh GNPF-MUI untuk menjamin agar acara hari ini berlangsung damai. "Saya ada kewajiban jaga umat," ujarnya.

    Baca : Aksi 112, Ketua PBNU Tahu Siapa Penggerak dan Tujuannya

    Ia menuturkan, dirinya akan hadapi proses hukum sebagai warga negara yang baik. Tapi, Rizieq meminta agar tidak ada rekayasa dan rencana jahat terhadap ulama dan tokoh-tokoh Islam.

    Menurut Rizieq, jika para habib diperlakukan dengan baik, maka masyarakat akan menghormati pemerintah. "Saya enggak rela satu ustad pun di GNPF-MUI yang ditahan," kata dia.

    Rizieq sebelumnya dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat, kemarin. Namun, ia absen. Polda Jawa Barat pun sempat menunggu 1x24 jam.

    Selain Rizieq, tokoh GNPF-MUI yang berurusan dengan hukum yaitu Juru Bicara FPI Munarman dan Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir. Munarman telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali atas dugaan penghinaan pada pecalang. Adapun Bachtiar tengah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pencucian uang.

    AHMAD FAIZ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.