Selasa, 17 September 2019

Pasar Senen Dibangun Lagi, Terintegrasi dengan Apartemen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi bangunan Pasar Senen yang terbakar pekan lalu, 27 Januari 2017.  Aktivitas pedangan pasar yang terbakar pada Kamis (19/01) itu, telah berangsur normal. Tempo/Ilham Fikri

    Kondisi bangunan Pasar Senen yang terbakar pekan lalu, 27 Januari 2017. Aktivitas pedangan pasar yang terbakar pada Kamis (19/01) itu, telah berangsur normal. Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta serega membangun kembali gedung Pasar Senen yang terbakar beberapa waktu lalu. Pusat dagang tradisional ini akan menjadi pasar yang terintegrasi dengan hunian berkonsep apartemen. Pembangunan tersebut dimulai pada April 2017 mendatang.

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefulllah mengatakan pembangunannya meniru rumah susun yang sedang dibangun di Pasar Rumput dan Pasar Minggu. "Tapi bedanya, ini apartemen," kata Saefulllah, Selasa, 14 Februari 2017.

    Baca : Kebakaran Pasar Senen, Polisi Periksa 9 Saksi

    Menurut Saefulllah, apartemen di Pasar Senen ini akan diprioritaskan bagi warga Jakarta yang sudah tinggal di rumah susun dan ingin pindah ke unit yang lebih bagus. Apartemen itu juga ditujukan bagi penduduk Ibu Kota yang mendaftar ke pemerintah dan membayar sewa tiap bulan. Namun, Saefulllah belum bisa menentukan nilai sewanya.

    Targetnya berbeda dengan rusun yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Pasar Rumput dan Pasar Minggu. Kedua rusun itu ditujukan bagi warga Jakarta kelas menengah yang belum mampu membeli rumah tapak.

    Proyek apartemen di Pasar Senen itu akan dikerjakan oleh PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama selaku pemilik gedung. Gedung baru akan dibangun di Blok I dan II Pasar Senen yang terbakar habis pada 19 Januari 2017 lalu.

    Sebelum pembangunan dimulai, Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Sutopo Kristanto mengatakan relokasi pedagang ke tempat penampungan sementara bakal rampung pada 10 Maret 2017 mendatang. Jaya Konstruksi menyiapkan 800 unit kios dan 400-500 unit non-kios. Pemasangan sekat dan rolling door kios merupakan proses terlama saat membangun relokasi sementara. “Sekarang baru sebagian pedagang yang sudah pindah,” kata Sutopo.

    Sutopo mengatakan Jaya Konstruksi belum bisa menghitung nilai kerugian akibat kebakaran. Sebab, tim Jaya Konstruksi belum bisa memasuki lokasi kebakaran lantaran penyidikan kepolisian masih berlangsung. Setelah penyidikan selesai, tim akan menguji kelayakan teknis untuk menilai dampak kebakaran dan mulai menyusun perencanaan pembangunan gedung.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.