Sungai Citarum Meluap, Tiga Kecamatan Diterjang Banjir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arus Sungai Citarum yang keluar dari PLTA Saguling menutupi ladang dan sawah warga, 13 November 2016. Limpasan air dari Waduk Saguling ke Sungai Citarum melonjak drastis setelah spillway dibuka untuk mempertahankan tinggi muka air dalam batas limpas. TEMPO/Prima Mulia

    Arus Sungai Citarum yang keluar dari PLTA Saguling menutupi ladang dan sawah warga, 13 November 2016. Limpasan air dari Waduk Saguling ke Sungai Citarum melonjak drastis setelah spillway dibuka untuk mempertahankan tinggi muka air dalam batas limpas. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bekasi - Ratusan rumah penduduk di bantaran Sungai Citarum, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir akibat sungai itu meluap, Kamis, 16 Februari 2017. Ketinggian banjir berkisar antara 50 sentimeter hingga satu meter.

    Badu Juli, relawan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi,  mengatakan rumah-rumah penduduk yang terendam banjir itu berada di tiga kecamatan yakni, Cikarang Timur, Kedungwaringin, dan Muara Gembong. "Air mulai meluap pukul 04.00 WIB," kata Badu, Kamis, 16 Februari 2017.

    Selain rumah penduduk, kata dia, air juga membanjiri sejumlah sarana sosial seperti gedung sekolah dasar di Kedungwaringin. Ketinggian air di sekolah tersebut mencapai sebetis orang dewasa.

    Badu mengatakan, meski banjir menerjang, namun tak ada penduduk yang mengungsi. Sebab, penduduk sudah terbiasa dengan banjir tersebut. Menurut dia, mereka lebih memilih bertahan di rumah masing-masing. "Hanya barang-barang yang dipindah ke dataran tinggi," kata dia.

    Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Daswan, mengatakan banjir terparah melanda Kampung Kedung Bokor. Sebeb pembuatan tanggul di tempat itu hingga saat ini belum rampung.  "Air cukup deras masuk ke permukiman penduduk," kata Daswan.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.